Polres Magelang Kota Amankan 15 Remaja Diduga Hendak Tawuran, Dua Sajam Disita Polisi

Gris Husodo
3 Min Read
Personel gabungan Polres Magelang Kota mengamankan 15 remaja yang diduga hendak tawuran. Polisi juga menyita dua senjata tajam.

DMNET.COM – MAGELANG – Personel gabungan dari Polres Magelang Kota mengamankan belasan remaja yang diduga hendak melakukan aksi tawuran antarkelompok di wilayah Kota Magelang, Senin (11/5/2026) malam.

Sebanyak 15 remaja diamankan petugas di kawasan Jalan Raden Saleh, Kecamatan Magelang Utara, sekitar pukul 19.00 WIB. Dari tangan para remaja tersebut, polisi turut menyita dua senjata tajam yang diduga akan digunakan dalam aksi tawuran.

Seluruh remaja yang diamankan kemudian dibawa ke Mapolres Magelang Kota untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih mendalami identitas, motif, serta keterlibatan masing-masing pihak dalam dugaan aksi tersebut.

Kasatres PPA-PPO Polres Magelang Kota, Riana Adhyaksari, mengatakan jumlah remaja yang diamankan masih bersifat sementara dan kemungkinan masih dapat bertambah seiring proses pemeriksaan.

“Untuk jumlahnya sedang kami dalami. Sementara ini sekitar 15 orang, bisa bertambah,” ujar Riana saat ditemui di lobi Polres Magelang Kota.

Selain mengamankan para remaja, polisi juga menyita dua senjata tajam beserta pemilik yang diduga membawanya saat berkumpul di lokasi kejadian.

“Senjata tajam sudah kami amankan, ada pemiliknya juga dan membawanya. Untuk data sementara, semua identitas serta motif masih kami dalami,” lanjutnya.

Menurut Riana, para remaja tersebut diamankan sebelum traffic light Menowo, tepatnya di kawasan Jalan Raden Saleh. Polisi bergerak cepat setelah mendapatkan informasi adanya aktivitas mencurigakan yang diduga berkaitan dengan rencana tawuran antarkelompok.

Dari hasil pemeriksaan awal, para remaja diketahui berasal dari latar belakang berbeda. Sebagian masih berstatus pelajar, ada yang baru lulus sekolah, hingga beberapa di antaranya sudah berusia di atas 18 tahun.

“Dugaannya melakukan tawuran antarkelompok,” kata Riana.

Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan sementara, kelompok remaja tersebut sebelumnya berkeliling di sejumlah titik sambil mencari kelompok lain untuk diajak bentrok.

“Dari keterangan sementara yang kami dapatkan, awalnya mereka sedang memutar-mutar. Jadi memancing kelompok tertentu untuk tawuran, kemudian kami amankan,” jelasnya.

Hingga kini, polisi masih melakukan pendalaman terhadap kemungkinan adanya kelompok lain yang terlibat. Pemeriksaan juga dilakukan untuk mengetahui asal senjata tajam serta rencana aksi yang diduga akan dilakukan para remaja tersebut.

Kasus ini kembali menjadi perhatian terkait maraknya aksi tawuran remaja yang kerap terjadi dan meresahkan masyarakat. Kepolisian mengimbau para orang tua untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, terutama pada malam hari.

Polres Magelang Kota memastikan akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan di sejumlah titik rawan guna mencegah aksi kekerasan jalanan maupun tawuran antarkelompok yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat.(GH)

Share This Article