Harry Kane Bawa Bayern Muenchen Juara DFB-Pokal 2026 Usai Bungkam Stuttgart 3-0 di Final

5 Min Read
Harry kane bawa Bayern Muenchen menutup musim 2025 2026 dengan sempurna setelah meraih gelar juara Piala Jerman atau DFB Pokal.(gk/DMnetwork)

DMNETWORK.COM – Harry Kane Bayern Muenchen juara DFB-Pokal 2026 menjadi sorotan utama sepak bola Eropa setelah Die Roten tampil dominan dan mengalahkan VfB Stuttgart dengan skor telak 3-0 pada partai final di Olympiastadion Berlin, Minggu dini hari WIB.

Kemenangan tersebut memastikan Bayern Muenchen menutup musim 2025/2026 dengan sempurna. Setelah sukses merebut gelar Bundesliga beberapa pekan sebelumnya, pasukan Vincent Kompany kini melengkapi supremasi domestik lewat trofi DFB-Pokal.

Harry Kane menjadi pembeda dalam pertandingan puncak tersebut. Penyerang tim nasional Inggris itu mencetak hattrick yang membawa Bayern kembali menunjukkan statusnya sebagai kekuatan utama sepak bola Jerman.

Final DFB-Pokal berlangsung dengan tensi tinggi sejak menit pertama. Stuttgart tampil berani dan mencoba mengambil inisiatif serangan lebih dahulu demi menekan Bayern Muenchen.

- Iklan -
Ad imageAd image

Peluang pertama hadir melalui Denis Undav yang melepaskan sundulan berbahaya di depan gawang Bayern. Namun, Jonas Urbig menunjukkan refleks gemilang untuk mengamankan peluang tersebut.

Tidak lama berselang, Stuttgart kembali hampir membuka keunggulan lewat Chris Fuhrich. Tendangan jarak dekat pemain sayap itu sempat membuat lini pertahanan Bayern panik. Akan tetapi, Urbig kembali tampil sigap dan menggagalkan peluang emas lawan.

Tekanan Stuttgart sempat membuat Bayern kesulitan mengembangkan permainan. Meski demikian, pengalaman dan kualitas lini tengah Die Roten perlahan mulai terlihat setelah laga berjalan lebih dari 20 menit.

Memasuki pertengahan babak pertama, Bayern mulai mengontrol penguasaan bola. Kombinasi serangan dari sektor sayap dan lini tengah membuat Stuttgart perlahan kehilangan momentum.

Jamal Musiala dan Luis Diaz aktif membuka ruang untuk Harry Kane yang beberapa kali mengancam lini pertahanan lawan. Namun hingga turun minum, kedua tim masih gagal mencetak gol.

- Iklan -
Ad image

Skor 0-0 pada babak pertama membuat pertandingan diprediksi berjalan semakin ketat. Stuttgart tetap mencoba disiplin bertahan sambil mengandalkan serangan balik cepat.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-55. Harry Kane berhasil memanfaatkan umpan silang akurat dan melepaskan sundulan keras yang tidak mampu dihentikan penjaga gawang Stuttgart.

Gol tersebut langsung mengubah ritme pertandingan. Bayern Muenchen tampil lebih percaya diri dan terus menekan pertahanan lawan tanpa memberi ruang bagi Stuttgart untuk berkembang.

Setelah unggul satu gol, Bayern semakin agresif membangun serangan. Vincent Kompany meminta anak asuhnya tetap menjaga tempo permainan agar Stuttgart tidak memperoleh peluang bangkit.

Harry Kane kembali menunjukkan kualitasnya pada menit ke-80. Berawal dari pergerakan Luis Diaz di sisi kiri, bola dikirim ke kotak penalti dan diterima Kane dengan baik.

Penyerang berusia 32 tahun itu kemudian mengecoh satu pemain bertahan sebelum melepaskan tendangan mendatar ke sudut kanan bawah gawang Stuttgart. Gol kedua Bayern pun tercipta dan membuat pendukung Die Roten bersorak di Olympiastadion.

Keunggulan 2-0 membuat Stuttgart kehilangan konsentrasi. Situasi semakin sulit ketika Angelo Stiller melakukan handball di kotak penalti pada masa injury time.

Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih setelah melihat posisi tangan Stiller yang mengenai bola di area terlarang.

Harry Kane yang dipercaya sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tendangan penalti pada menit ke-90+2 sukses menaklukkan penjaga gawang Stuttgart sekaligus memastikan hattrick bagi sang striker.

Gol tersebut menutup pertandingan dengan skor 3-0 untuk kemenangan Bayern Muenchen.

Keberhasilan Bayern meraih DFB-Pokal menjadi pencapaian penting bagi Vincent Kompany pada musim pertamanya bersama klub raksasa Bavaria tersebut.

Mantan pelatih Burnley itu dinilai mampu membangun kembali mental juara Bayern setelah beberapa musim terakhir mendapat tekanan dari rival-rival Bundesliga.

Keputusan mendatangkan sejumlah pemain baru, termasuk Luis Diaz, juga terbukti memberikan dampak positif terhadap keseimbangan permainan Bayern musim ini.

Di sisi lain, Harry Kane akhirnya kembali membuktikan kapasitasnya sebagai salah satu striker terbaik dunia. Setelah sempat dikritik karena gagal membawa Bayern berjaya di musim sebelumnya, Kane kini menjawab semua keraguan lewat kontribusi luar biasa.

Catatan hattrick di final DFB-Pokal membuat Kane semakin dicintai publik Allianz Arena. Striker Inggris tersebut juga menutup musim dengan statistik impresif di semua kompetisi.

Keberhasilan meraih gelar Bundesliga dan DFB-Pokal sekaligus memperlihatkan bahwa Bayern Muenchen masih menjadi klub paling dominan di Jerman.

Meski mendapat perlawanan dari Bayer Leverkusen dan Stuttgart sepanjang musim, Die Roten tetap mampu menunjukkan konsistensi hingga akhir kompetisi.

Trofi DFB-Pokal 2026 juga menjadi bukti bahwa Bayern berhasil menjaga mentalitas juara mereka di tengah persaingan ketat sepak bola Eropa.

Dengan materi pemain yang semakin solid dan Harry Kane yang tampil tajam, Bayern diprediksi tetap menjadi kandidat kuat peraih gelar pada musim mendatang.

Sementara bagi Stuttgart, kekalahan di final menjadi pelajaran penting setelah mereka sebenarnya tampil cukup disiplin sepanjang pertandingan. Namun pengalaman dan efektivitas Bayern menjadi faktor pembeda di laga penentuan tersebut.(*)

Share This Article