96 Siswa SMPN 6 Boyolali Diduga Keracunan Usai Santap MBG, SPPG Disetop Sementara

2 Min Read
Diduga keracunan MBG, 96 siswa SMP 6 Boyolali (foto: istimewa)
BOYOLALI, DMNETWORK — Sebanyak 96 siswa SMPN 6 Boyolali diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (20/8/2026).
Tak hanya siswa, tiga guru dan satu pegawai tata usaha juga mengeluhkan gejala serupa. Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum SMPN 6 Boyolali, Marsih Sri Hartini, bahkan mengaku mengalami diare setelah mengajar.
Dugaan keracunan bermula setelah para siswa mengonsumsi menu MBG yang disajikan pada Kamis. Menu tersebut terdiri dari nasi putih, sop berisi makaroni, jamur, wortel dan irisan ayam, tahu pong serta buah kelengkeng.
Setelah makanan disantap, sejumlah siswa mulai mengeluhkan sakit perut hingga diare. Pihak sekolah kemudian menerima laporan dari para siswa yang mengalami gejala tersebut.
Marsih menduga jamur dan ayam dalam menu MBG menjadi penyebab. Dugaan itu muncul karena terdapat bau pada makanan yang disajikan.
Namun, penyebab pasti munculnya gejala tersebut belum dapat dipastikan. Pihak terkait masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan.
Kasus serupa juga terjadi di SMPN 2 Boyolali yang menerima pasokan MBG dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sama.
Kepala SMPN 2 Boyolali menyebut terdapat siswa yang mengalami sakit perut dan diare. Tiga siswa mengeluhkan gejala tersebut pada Kamis, kemudian empat siswa lainnya mengalami keluhan serupa pada Jumat (21/8/2026).
Dinas Kesehatan Boyolali telah mengambil sampel makanan untuk dilakukan pemeriksaan di Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Semarang.
Sebagai langkah sementara, operasional SPPG Siswodipuran 2 yang menyuplai makanan ke SMPN 6 dan SMPN 2 Boyolali dihentikan sementara.
Penghentian dilakukan sembari menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk memastikan apakah makanan MBG tersebut berkaitan dengan munculnya keluhan kesehatan yang dialami siswa, guru, dan pegawai sekolah.(gk)
Share This Article
error: Content is protected !!