DMNETWORK.COM, SILVERSTONE — Raul Fernandez mencatat pencapaian penting di MotoGP 2026 setelah merebut kemenangan perdana musim ini pada MotoGP Inggris di Sirkuit Silverstone.
Pembalap Trackhouse Aprilia tersebut tampil konsisten sepanjang perlombaan dan berhasil menyentuh garis finis dengan keunggulan 2,5 detik atas Jorge Martin.
Kemenangan Fernandez tidak lepas dari pendekatan agresif yang diterapkannya sejak awal balapan. Begitu lampu start padam, ia langsung mengambil posisi terdepan dan mempertahankan tekanan tanpa terlalu mengkhawatirkan konsumsi ban belakang.
Pilihan tersebut memiliki risiko besar. Penggunaan ban secara agresif sejak lap pembuka berpotensi membuat performa motor menurun pada paruh akhir balapan. Namun, kekhawatiran itu justru tidak terjadi.
Fernandez Bangun Jarak Sejak Lap Pertama
Fernandez mulai menciptakan selisih dengan para pembalap di belakangnya sejak putaran awal. Marco Bezzecchi sempat menjadi rival terdekat dalam fase pembuka.
Namun, Fernandez mampu memperlebar jarak secara bertahap. Dalam sembilan lap pertama, ia mencatat keunggulan rata-rata sekitar 0,5 detik setiap putaran.
Margin tersebut bahkan sempat mencapai 4,460 detik sebelum Jorge Martin berhasil menempati posisi kedua.
Ketika balapan memasuki paruh kedua, para rival mulai berusaha mengejar. Strategi agresif Fernandez pun sempat diprediksi akan membuatnya kehilangan kecepatan akibat degradasi ban.
Akan tetapi, pembalap asal Spanyol itu justru mampu menjaga ritmenya. Performa motornya tetap stabil hingga lap terakhir sehingga posisi terdepan tidak berhasil direbut pembalap lain.
Crutchlow Nilai Fernandez Berani Ambil Risiko
Penampilan Fernandez mendapat perhatian dari Cal Crutchlow. Pembalap penguji Honda yang tampil sebagai pengganti di LCR Honda tersebut menilai keputusan Fernandez untuk langsung menyerang sejak awal menjadi salah satu pembeda dalam balapan.
Crutchlow melihat Fernandez berani menggunakan potensi ban ketika pembalap lain masih memilih pendekatan lebih hati-hati.
“Raul memiliki keberanian yang lebih besar pada lima putaran pertama dibandingkan orang lain untuk berkata, ‘Saya baik-baik saja dengan keausan ban belakang, saya akan langsung tancap gas’,” ujar Crutchlow, seperti dilansir Crash, Jumat (21/8/2026).
Menurutnya, keberanian mengambil risiko pada fase awal memungkinkan Fernandez menciptakan keuntungan waktu yang cukup besar.
Aprilia RS-GP Bantu Pertahankan Performa
Selain faktor pembalap, performa motor Aprilia RS-GP juga dinilai memiliki kontribusi besar terhadap hasil tersebut.
Crutchlow menyebut Aprilia mampu mempertahankan kondisi ban dengan baik selama akhir pekan MotoGP Inggris. Karakter motor tersebut membuat Fernandez tetap dapat mempertahankan kecepatan meskipun sejak awal menggunakannya dalam ritme tinggi.
“Aprilia adalah satu-satunya motor yang tidak mengalami masalah apa pun dengan keausan ban, bisa dikatakan, sepanjang akhir pekan,” kata Crutchlow.
Kondisi tersebut menjadi keuntungan tersendiri bagi Fernandez. Strategi menyerang sejak awal yang semula berisiko berubah menjadi keunggulan ketika para rival mulai mengalami kesulitan mempertahankan kecepatan.
Kemenangan Penting bagi Fernandez
Hasil di Silverstone menjadi kemenangan pertama Raul Fernandez di MotoGP 2026. Sebelumnya, ia telah beberapa kali menunjukkan performa kompetitif dan mampu bersaing di barisan depan.
Kemenangan ini memperlihatkan bagaimana kombinasi keberanian pembalap dan kemampuan motor menjaga kondisi ban dapat menghasilkan strategi balapan yang efektif.
Fernandez akhirnya mampu mempertahankan keunggulan hingga finis dan mengamankan kemenangan dengan margin 2,5 detik dari Jorge Martin.***