PALEMBANG, DMNETWORK — Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (DPP APPSI) Don Muzakir meminta seluruh pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) APPSI di Sumatera Selatan aktif mengawal program-program ekonomi kerakyatan pemerintah.
Permintaan tersebut disampaikan Don usai melantik pengurus APPSI dari 12 kabupaten/kota se-Sumatera Selatan di Aula STIFI Bhakti Pertiwi, Palembang.
Menurut Don, APPSI harus berperan dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, kelancaran distribusi barang, serta mendukung kebangkitan ekonomi pedagang pasar tradisional.
“APPSI berkomitmen menjadi garda terdepan dalam memastikan stabilitas harga, kelancaran distribusi, dan kebangkitan ekonomi pedagang pasar tradisional,” kata Don dalam pidatonya.
Ia menegaskan pengurus daerah tidak hanya menjalankan fungsi organisasi, tetapi juga harus membangun kemitraan dengan pemerintah daerah dan pengelola pasar agar program ekonomi kerakyatan dapat dirasakan langsung oleh pedagang.
Selain menyampaikan arahan organisasi, Don turut mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat.
“Apapun perbedaan politik, suku, maupun agama, kita harus tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Pasar tradisional adalah wadah kebhinekaan di mana seluruh lapisan masyarakat menyatu,” ujarnya.
Don menilai pasar tradisional merupakan ruang pertemuan berbagai kelompok masyarakat sehingga kerukunan menjadi modal penting dalam aktivitas ekonomi sehari-hari.
Pelantikan pengurus APPSI dari 12 kabupaten/kota tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh dan pejabat daerah, antara lain Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kota Palembang Dr H Riza Pahlevi, Ketua DPW APPSI Sumsel Ishak Mekki, perwakilan BIN Sumsel Kolonel Gusra, serta tokoh masyarakat Sumatera Selatan.
Melalui kepengurusan baru itu, APPSI berharap koordinasi antara pedagang pasar, pemerintah daerah, dan pengelola pasar di Sumatera Selatan semakin kuat sehingga kesejahteraan pedagang kecil dan menengah dapat meningkat.