BGN Siap Serap Ikan untuk Menu MBG, Nelayan Adat Cilacap Siapkan Pasokan SPPG

2 Min Read
Tradisi Masyarakat Adat Daun Lumbung Cilacap (foto: darmedianetwork)

Sinyal positif penyerapan komoditas ini pun langsung disambut hangat oleh para nelayan di tingkat tapak.

JAKARTA, DARMEDIANETWORK — Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan komitmennya untuk menyerap komoditas perikanan sebagai salah satu sumber protein utama dalam sajian program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini disiapkan guna memperkuat pemenuhan asupan gizi masyarakat sekaligus menyerap hasil tangkapan nelayan lokal.

Untuk mengantisipasi kendala distribusi ke daerah terpencil yang jauh dari sentra produksi kelautan, BGN mendorong penggunaan teknologi pendinginan dan pengolahan pascapanen.

Ikan dalam bentuk segar dingin (chilled), beku (frozen), maupun produk olahan disiapkan agar kualitas dan kesegaran nutrisi tetap terjaga hingga ke meja konsumsi.

- Iklan -
Ad imageAd image

Standar Keamanan Pangan Kerap Diprioritaskan

Meski mendorong fleksibilitas dalam bentuk penyajian, BGN menekankan pentingnya kepatuhan terhadap standar mutu pangan. Setiap produk olahan maupun pasokan ikan segar yang masuk ke dapur gizi wajib mengacu pada regulasi keamanan pangan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) demi menjamin keselamatan para penerima manfaat.

Penggunaan variasi olahan ikan dingin dan beku dinilai menjadi solusi efektif untuk menjaga kesinambungan pasokan (supply chain) di wilayah non-pesisir tanpa mengurangi nilai gizi pangan.

Sinyal positif penyerapan komoditas ini pun langsung disambut hangat oleh para nelayan di tingkat tapak.

Nelayan Adat Cilacap Siap Pasok SPPG

- Iklan -
Ad image

Respons konkret ditunjukkan oleh nelayan di pesisir selatan Jawa Tengah. Erik, seorang nelayan lokal asal pesisir selatan Cilacap, menyatakan kesiapannya untuk menyuplai hasil tangkapan laut secara langsung guna memenuhi kebutuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayahnya.

Sebagai bagian dari masyarakat adat Daun Lumbung di Cilacap, Erik menilai pelibatan nelayan lokal secara langsung akan memastikan ketersediaan bahan baku ikan segar setiap harinya.

“Kami dari nelayan pesisir selatan dan masyarakat adat Daun Lumbung Cilacap siap mendukung pasokan ikan segar hasil laut untuk SPPG,” ujar Erik.

Sinergi antara BGN dan nelayan daerah diharapkan tidak hanya menyukseskan pemenuhan gizi anak bangsa, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi masyarakat pesisir serta memperkuat keterlibatan komunitas adat dalam rantai pasok pangan nasional.

Share This Article
error: Content is protected !!