TEMANGGUNG, DMNETWORK – Udara pagi di Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Pringsurat, Kabupaten Temanggung, Minggu (5/7/2026), masih terasa sejuk ketika para peserta Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Tani Merdeka Indonesia (TMI) Angkatan II Jawa Tengah mulai memadati Lapangan Aula Kenanga.
Sejak selepas Subuh, mereka berkumpul untuk mengikuti senam bersama sebagai penutup rangkaian kegiatan yang telah berlangsung selama beberapa hari. Gerakan demi gerakan dilakukan serempak, diselingi tawa dan canda yang mencairkan suasana. Kebersamaan yang sebelumnya dibangun melalui kelas, diskusi, apel, hingga berbagai kegiatan lapangan, pagi itu terasa mencapai puncaknya.
Usai senam, para peserta kembali berkumpul untuk menikmati sarapan bersama. Suasana yang semula riuh perlahan berubah menjadi lebih tenang. Di sela-sela obrolan, banyak di antara mereka saling bertukar nomor telepon, berfoto bersama, dan mengabadikan momen terakhir sebelum kembali ke daerah masing-masing.
Menjelang siang, satu per satu rombongan mulai bersiap meninggalkan kawasan Bapeltan. Tas dan perlengkapan telah tersusun rapi di kendaraan yang akan membawa mereka pulang ke berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah.
Tidak terdengar isak tangis yang pecah di lokasi perpisahan. Namun, beberapa peserta tampak menyeka air mata haru ketika berpamitan dengan rekan-rekan yang selama mengikuti diklat telah hidup bersama dalam satu semangat pengabdian.
Bagi mereka, perpisahan ini bukanlah akhir dari perjalanan. Diklat telah selesai, tetapi jejaring persaudaraan yang terbentuk selama proses pendidikan menjadi bekal untuk melanjutkan kerja-kerja organisasi di daerah masing-masing.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, para kader Tani Merdeka Indonesia diharapkan kembali ke wilayahnya membawa semangat baru untuk memperkuat organisasi sekaligus mendampingi petani dalam mendukung program pembangunan pertanian nasional.