DMNETWORK.COM – Sandy Walsh Treble Winner menjadi salah satu kabar paling membanggakan bagi sepak bola Indonesia pada akhir musim 2025/2026. Bek Timnas Indonesia itu resmi menorehkan sejarah setelah membawa Buriram United menyapu bersih tiga gelar bergengsi dalam satu musim kompetisi.
Prestasi tersebut menempatkan Sandy Walsh sebagai pemain Indonesia pertama yang berhasil meraih status treble winner bersama klub luar negeri di level kompetisi profesional Asia Tenggara.
Keberhasilan itu dipastikan setelah Buriram United menjuarai Piala FA Thailand usai menundukkan PT Prachuap dengan skor tipis 1-0 dalam partai final yang digelar di Stadion Thammasat, Minggu malam, 31 Mei 2026.
Gelar tersebut melengkapi koleksi trofi Buriram United yang sebelumnya telah mengamankan gelar Liga Thailand dan ASEAN Club Championship pada musim yang sama.
Final Piala FA Thailand berlangsung dalam tensi tinggi. Kedua tim tampil disiplin dan mampu menjaga pertahanan masing-masing sepanjang waktu normal pertandingan.
Buriram United yang lebih dominan dalam penguasaan bola tetap kesulitan membongkar organisasi permainan PT Prachuap. Sejumlah peluang yang tercipta belum mampu menghasilkan gol hingga pertandingan memasuki masa tambahan waktu.
Saat laga tampak akan berlanjut ke adu penalti, Buriram United akhirnya menemukan momentum kemenangan pada menit ke-94. Robert Zulj menjadi pahlawan melalui sundulan akurat yang gagal diantisipasi penjaga gawang lawan.
Gol tunggal tersebut langsung disambut sukacita para pemain dan pendukung Buriram United. Peluit panjang wasit memastikan kemenangan 1-0 sekaligus mengantarkan klub berjuluk Thunder Castle itu meraih gelar ketiga musim ini.
Keberhasilan tersebut membuat status Sandy Walsh Treble Winner resmi tercatat dalam sejarah sepak bola Indonesia. Meski tidak dimainkan pada partai final, kontribusi Sandy Walsh sepanjang musim menjadi bagian penting dari keberhasilan Buriram United.
Pemain berusia 31 tahun itu menunjukkan performa yang stabil sejak awal kompetisi. Kemampuannya bermain sebagai bek kanan maupun bek tengah membuatnya menjadi pilihan strategis dalam berbagai pertandingan penting.
Sepanjang Liga Thailand musim 2025/2026, Sandy Walsh mencatatkan 27 penampilan dengan kontribusi tiga gol. Catatan tersebut menjadi bukti bahwa dirinya tidak hanya kuat dalam bertahan, tetapi juga mampu membantu serangan ketika dibutuhkan.
Secara keseluruhan, Sandy tampil dalam 35 pertandingan di berbagai ajang yang diikuti Buriram United musim ini.
Konsistensi tersebut membuat namanya semakin diperhitungkan di kompetisi Thailand. Kehadirannya memberikan keseimbangan bagi lini pertahanan sekaligus menambah pengalaman internasional dalam skuad Buriram United.
Meskipun pada laga final pelatih Mark Jackson memilih opsi lain dan menempatkannya di bangku cadangan, peran Sandy selama satu musim penuh tetap tidak bisa dipisahkan dari pencapaian klub.
Karena itulah gelar Sandy Walsh Treble Winner menjadi hasil yang sepenuhnya layak diraih oleh pemain berdarah Indonesia-Belgia tersebut.
Keberhasilan Sandy Walsh tidak hanya menjadi pencapaian pribadi. Prestasi ini juga membawa dampak positif bagi citra sepak bola Indonesia di tingkat regional.
Dalam beberapa tahun terakhir, semakin banyak pemain Indonesia yang berkarier di luar negeri. Namun, belum banyak yang mampu meraih kesuksesan besar bersama klubnya.
Keberhasilan Sandy menunjukkan bahwa pemain Indonesia mampu bersaing di kompetisi profesional yang memiliki tingkat persaingan tinggi.
Pengalaman meraih tiga gelar dalam satu musim juga menjadi modal berharga yang dapat ditransfer ke Timnas Indonesia. Mental juara, kedisiplinan taktik, serta pengalaman menghadapi pertandingan penting merupakan aset yang sangat dibutuhkan skuad Garuda.
Tak berlebihan jika pencapaian ini dianggap sebagai salah satu prestasi individu terbaik yang pernah diraih pemain Indonesia di kompetisi Asia Tenggara.
Setelah menyelesaikan tugas bersama Buriram United, Sandy Walsh tidak memiliki banyak waktu untuk beristirahat.
Bek andalan Timnas Indonesia itu langsung bergabung dalam pemusatan latihan yang telah berlangsung sejak pertengahan pekan. Kehadirannya menjadi kabar baik bagi tim pelatih yang tengah mempersiapkan dua agenda FIFA Matchday.
Apalagi Timnas Indonesia harus kehilangan kapten tim, Jay Idzes, yang dipastikan tidak dapat tampil karena mengalami cedera.
Situasi tersebut membuat peran Sandy Walsh semakin penting. Pengalaman bermain di level internasional serta status sebagai pemain yang baru saja meraih treble winner diharapkan mampu memperkuat lini belakang Garuda.
Pelatih John Herdman diyakini akan memanfaatkan kualitas dan pengalaman yang dimiliki Sandy untuk menjaga stabilitas pertahanan tim nasional.
Timnas Indonesia dijadwalkan menjalani dua pertandingan FIFA Matchday yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Laga pertama akan mempertemukan Indonesia dengan Oman pada 5 Juni 2026. Setelah itu, skuad Garuda akan menghadapi Mozambik pada 9 Juni 2026.
Dua pertandingan tersebut menjadi kesempatan penting bagi John Herdman untuk mengukur perkembangan tim sekaligus mempersiapkan agenda internasional berikutnya.
Kehadiran pemain dengan mental juara seperti Sandy Walsh tentu menjadi nilai tambah tersendiri. Status Sandy Walsh Treble Winner bukan hanya catatan statistik, melainkan simbol keberhasilan kerja keras, konsistensi, dan profesionalisme yang kini dibawa ke ruang ganti Timnas Indonesia.
Bagi para pendukung Garuda, pencapaian ini menjadi alasan untuk optimistis. Ketika pemain Indonesia mampu meraih sukses besar di level klub internasional, harapan untuk melihat Timnas Indonesia semakin kompetitif di panggung dunia pun semakin terbuka.
Dengan torehan tiga gelar bersama Buriram United, Sandy Walsh telah menulis babak baru dalam perjalanan kariernya. Kini, tantangan berikutnya adalah membawa semangat juara tersebut untuk membantu Timnas Indonesia meraih hasil positif pada FIFA Matchday dan kompetisi internasional mendatang.(*)