Wamentan Sudaryono: Swasembada Pangan Harus Dijaga dengan Produksi yang Terus Meningkat

2 Min Read
Panen jagung upaya swasembada pangan yang tetap harus dijaga (foto: istimewa)

GORONTALO, DMNETWORK – Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menegaskan bahwa keberhasilan Indonesia mencapai swasembada pangan harus dijaga melalui peningkatan produksi secara berkelanjutan. Pesan tersebut disampaikannya saat menghadiri rangkaian Pekan Nasional (PENAS) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) XVII di Gorontalo.

Di hadapan ribuan petani, nelayan, dan penyuluh dari berbagai daerah, Sudaryono menyampaikan bahwa pemerintah terus memperkuat fondasi ketahanan pangan melalui berbagai langkah strategis. Menurutnya, keberhasilan menghentikan impor beras tidak boleh dipandang sebagai capaian akhir, melainkan menjadi titik awal untuk membangun sistem pertanian yang semakin kuat.

“Kita sudah swasembada, tidak impor lagi,” ujarnya di hadapan peserta kegiatan.

Ia menjelaskan bahwa peningkatan luas tanam menjadi salah satu strategi utama dalam meningkatkan produksi nasional. Semakin luas lahan yang ditanami dan semakin baik produktivitasnya, semakin besar pula peluang Indonesia mempertahankan kemandirian pangan.

- Iklan -
Ad imageAd image

Selain itu, pemerintah terus mempercepat perbaikan jaringan irigasi, penyediaan benih unggul, serta modernisasi alat dan mesin pertanian. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi sekaligus memperkuat daya saing sektor pertanian nasional.

Dialog bersama petani dan nelayan dalam PENAS XVII juga menjadi ruang bagi pemerintah untuk menyerap berbagai aspirasi dari daerah. Masukan tersebut akan menjadi bagian dari evaluasi kebijakan agar program yang dijalankan semakin sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.

Melalui pendekatan tersebut, pemerintah berharap swasembada pangan tidak hanya menjadi capaian sesaat, tetapi menjadi fondasi pembangunan pertanian Indonesia dalam jangka panjang.

Share This Article