Warga Pantai Krakal Sambut Satu Suro dengan Arak-arakan Wayang dan Kontemplasi

2 Min Read
Kirab Wayang dan Meditasi Bersama Meriahkan Malam Satu Suro di Pantai Krakal (foto: Istimewa)

GUNUNGKIDUL, DMNETWORK – Perayaan Malam Satu Suro di kawasan Pantai Krakal, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, akan dimeriahkan dengan kirab budaya yang melibatkan berbagai elemen masyarakat setempat, Senin (15/6/2026).

Prosesi diawali pada sore hari setelah salat Asar dengan arak-arakan sejumlah karya budaya, antara lain Wayang MAI, Wayang Milehnium, Wayang Ruwatan, serta Boneka MAI. Kirab tersebut dikoordinasikan oleh budayawan Ki Mujar Sangkerta dan melibatkan warga sekitar Pantai Krakal sebagai bagian dari upaya merawat tradisi sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat.

Setelah kirab selesai, seluruh wayang dan boneka yang diarak akan disusun berbanjar atau disimping di kompleks MAI W Krakal sebagai bagian dari rangkaian acara budaya Malam Satu Suro.

- Iklan -
Ad imageAd image

Pada malam harinya, kegiatan dilanjutkan dengan pementasan Wayang Milehnium MAI Banyulangit yang dibawakan oleh dalang Kidung Nyai Dewi Bardal Dorsonolo dari Purworejo. Pertunjukan tersebut mengangkat kisah perjalanan hidup MAI Aprilian Intan dan dijadwalkan berlangsung mulai pukul 15.00 WIB hingga 23.00 WIB.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, panitia akan menggelar meditasi bersama yang diikuti tamu undangan dan masyarakat sekitar. Kegiatan ini dimaksudkan sebagai ruang refleksi dan perenungan dalam menyambut Tahun Baru Jawa.

MAI W Krakal sendiri dikenal sebagai rumah budaya yang menggabungkan fungsi retreat, rekreasi, serta ruang pembelajaran kehidupan. Tempat ini juga menjadi wadah untuk kegiatan wewarah atau wejangan, meditasi, dan kontemplasi yang bertujuan menumbuhkan kebijaksanaan hidup melalui perenungan dan pengalaman budaya.

Share This Article