DMNETWORK.COM – BOGOR – Wakil Menteri Pertanian RI Sudaryono menyampaikan rasa cinta dan bangganya kepada seluruh peserta Pendidikan dan Pelatihan Tani Merdeka Indonesia yang digelar di Ciawi, Bogor, Sabtu malam.
Ungkapan tersebut disampaikan di hadapan ratusan peserta yang datang dari berbagai penjuru tanah air untuk mengikuti kegiatan pendidikan dan pelatihan selama empat hari tersebut.
“Saya bangga dan cinta kepada kalian semua yang dengan sukarela meluangkan waktu, datang dari seluruh penjuru Indonesia untuk berkumpul dan mengikuti pendidikan di sini. Semoga ini benar-benar menjadi tonggak lahirnya petani-petani hebat Indonesia ke depan,” ujar Sudaryono.
Dalam sambutannya, pria yang akrab disapa Mas Dar itu menegaskan bahwa profesi petani merupakan tugas mulia karena menjadi garda terdepan dalam menciptakan ketahanan pangan bangsa.
Menurutnya, petani saat ini harus merasa bangga karena memiliki peran strategis dalam mendukung program pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
“Petani bukan pekerjaan remeh, tetapi tugas yang sangat mulia. Hari ini petani menjadi garda terdepan dalam program ketahanan pangan nasional. Karena itu pemerintah harus hadir memperjuangkan nasib petani melalui bantuan, fasilitas, dan keberpihakan kepada para petani,” tegasnya.
Sudaryono juga berharap Tani Merdeka Indonesia terus berkembang dan mampu menjadi jembatan antara petani dengan pemerintah, sehingga seluruh program pertanian nasional dapat berjalan selaras hingga ke daerah-daerah.
Suasana haru pun terasa ketika Wamentan mengetahui lebih dari 230 peserta yang terdiri dari pengurus dan anggota tingkat DPW maupun DPC dari seluruh Indonesia dapat hadir mengikuti pelatihan tersebut secara penuh.
Dengan suara yang sempat bergetar, Sudaryono kembali menyampaikan rasa cinta dan bangganya kepada seluruh peserta yang dinilai tulus dan ikhlas mengikuti kegiatan tersebut demi kemajuan pertanian Indonesia.
Ia berharap kegiatan pendidikan dan pelatihan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan agar mampu melahirkan petani-petani yang memiliki wawasan luas, solid, dan terkoneksi di seluruh Indonesia.
Menurutnya, semangat kebersamaan antara pemerintah dan petani inilah yang akan menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.(gk)