Magelang Fair menjadi momentum yang baik untuk memperkenalkan Tani Merdeka Indonesia kepada masyarakat
MAGELANG, DMNETWORK – Antusiasme masyarakat terhadap keberadaan Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kota Magelang tidak hanya terlihat dari ramainya pengunjung yang mendatangi stan pameran di Magelang Fair. Sejumlah pengunjung bahkan langsung mendaftarkan diri sebagai anggota baru dengan mengisi formulir keanggotaan yang disediakan panitia.
Pelayanan pendaftaran anggota dibuka selama pelaksanaan pameran. Pengurus DPD TMI Kota Magelang memberikan penjelasan mengenai program organisasi sekaligus membantu masyarakat yang ingin bergabung menjadi bagian dari TMI.
Menariknya, peminat tidak hanya berasal dari warga Kota Magelang. Sejumlah pengunjung yang memiliki KTP dari luar daerah juga ikut mengisi formulir keanggotaan karena tertarik dengan berbagai program pemberdayaan petani yang diperkenalkan TMI.
Ketua DPD TMI Kota Magelang, Sri Sumirat, mengatakan tingginya minat masyarakat menjadi sinyal bahwa organisasi petani semakin dibutuhkan sebagai wadah belajar, berjejaring, dan mengembangkan usaha pertanian.
“Magelang Fair menjadi momentum yang baik untuk memperkenalkan Tani Merdeka Indonesia kepada masyarakat. Alhamdulillah, banyak pengunjung yang tidak hanya datang melihat-lihat, tetapi langsung mendaftar menjadi anggota. Bahkan ada yang berasal dari luar Kota Magelang dan tetap ingin bergabung karena tertarik dengan program-program yang kami jalankan,” ujar Sri Sumirat

Menurut dia, TMI merupakan organisasi yang terbuka bagi siapa saja yang memiliki kepedulian terhadap sektor pertanian, baik petani, peternak, pekebun, pelaku UMKM pangan, penyuluh pertanian, maupun generasi muda.
“Kami tidak sekadar mengumpulkan anggota, tetapi ingin membangun komunitas yang saling belajar, saling menguatkan, dan bersama-sama memajukan pertanian Indonesia. Semakin banyak masyarakat yang bergabung, semakin besar pula gerakan untuk mewujudkan petani yang mandiri, modern, dan sejahtera,” katanya.
Salah seorang pengunjung, Budi Santoso, warga Kabupaten Temanggung, mengaku sengaja mengisi formulir keanggotaan meski berdomisili di luar Kota Magelang.
“Saya melihat program TMI cukup nyata, terutama pelatihan, pendampingan kelompok tani, dan digitalisasi pertanian. Saya berharap bisa ikut belajar dan mendapatkan jaringan yang lebih luas. Karena itu saya langsung mendaftar menjadi anggota,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Siti Nurhayati, warga Kabupaten Magelang. Menurut dia, keberadaan TMI menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperoleh informasi dan pelatihan yang dapat meningkatkan kemampuan dalam mengelola usaha pertanian.
“Kalau ada organisasi yang benar-benar mendampingi petani, tentu kami ingin ikut bergabung. Harapannya ilmu yang didapat bisa diterapkan di lahan maupun pekarangan rumah,” katanya.
Melalui pelayanan keanggotaan di Magelang Fair, DPD TMI Kota Magelang berharap semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam gerakan membangun pertanian yang modern, berdaya saing, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan dari tingkat lokal.***