Amanah ini merupakan tanggung jawab besar yang tidak mungkin saya jalankan sendiri
PEKALONGAN, DMNETWORK – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kota Pekalongan resmi dilantik. Kepengurusan baru tersebut dipimpin oleh Ina Mutmainah, seorang pelaku usaha di bidang perdagangan dan rumah makan.
Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua DPW APPSI Jawa Tengah, H. Suwanto, sedangkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan dibacakan oleh Tera Anggrea Cita selaku Sekretaris Wilayah APPSI Jawa Tengah. Pemerintah Kota Pekalongan turut memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut. Wali Kota Pekalongan berhalangan hadir dan diwakili oleh Kepala Bidang Pasar.
Dalam sambutannya, H. Suwanto menegaskan bahwa pelantikan kepengurusan baru bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan upaya memperkuat peran pedagang pasar sebagai bagian penting dari perekonomian daerah.
“Pelantikan ini bukan sekadar seremoni pergantian kepengurusan, tetapi menjadi awal penguatan organisasi pedagang pasar di Kota Pekalongan. Kami berharap DPD APPSI mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memperjuangkan kepentingan pedagang, meningkatkan kualitas pengelolaan pasar, serta memperkuat daya saing pasar rakyat di tengah perubahan pola perdagangan,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh pengurus untuk membangun organisasi yang aktif melayani anggotanya.
“Organisasi akan kuat apabila hadir di tengah persoalan pedagang. Karena itu, pengurus harus aktif mendengar aspirasi anggota, membangun komunikasi dengan pemerintah, dan menghadirkan program-program yang benar-benar dirasakan manfaatnya,” katanya.
Organisasi akan kuat apabila hadir di tengah persoalan pedagang
Sementara itu, Ketua DPD APPSI Kota Pekalongan yang baru dilantik, Ina Mutmainah, menyampaikan bahwa amanah yang diterimanya merupakan tanggung jawab besar untuk membawa organisasi semakin dekat dengan kebutuhan para pedagang pasar.
“Amanah ini merupakan tanggung jawab besar yang tidak mungkin saya jalankan sendiri. Saya mengajak seluruh pedagang pasar di Kota Pekalongan untuk bersama-sama membangun APPSI sebagai rumah bersama yang memperjuangkan kepentingan pedagang secara bermartabat,” ujar Ina.
Menurutnya, kepengurusan yang baru akan memprioritaskan penguatan organisasi hingga tingkat pasar, peningkatan kapasitas pedagang, serta mempererat sinergi dengan Pemerintah Kota Pekalongan.
“Kami ingin APPSI menjadi organisasi yang solutif, mampu menjembatani aspirasi pedagang dengan pemerintah, sekaligus ikut menjaga agar pasar rakyat tetap menjadi pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat. Semangat kami adalah tumbuh bersama, maju bersama, dan sejahtera bersama,” katanya.
APPSI merupakan organisasi yang menghimpun pedagang pasar tradisional di berbagai daerah di Indonesia.
Organisasi ini memiliki struktur kepengurusan mulai dari tingkat pasar, kabupaten/kota, provinsi hingga tingkat nasional. Fokus perjuangannya meliputi advokasi hak pedagang, peningkatan kapasitas pelaku usaha, penguatan kelembagaan pasar rakyat, serta mendorong kebijakan yang berpihak kepada ekonomi kerakyatan.
Di Jawa Tengah, APPSI terus memperluas konsolidasi organisasi melalui pembentukan dan penguatan kepengurusan di berbagai kabupaten dan kota. Kehadiran DPD APPSI Kota Pekalongan diharapkan semakin memperkuat posisi pedagang pasar sebagai salah satu penggerak utama ekonomi lokal sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan pasar rakyat yang bersih, tertata, sehat, dan mampu bersaing di tengah perkembangan sektor perdagangan modern.***