Sudaryono Minta SPPG Belanja ke Petani Lokal, Menu Harian Dipublikasikan agar Masyarakat Ikut Mengawasi

2 Min Read
Sidak di SPPG Parung Kuda 3 Bogor (foto: istimewa)

Namun Sudaryono mengingatkan bahwa keberpihakan kepada produk lokal tidak boleh mengurangi standar mutu.

BOGOR, DMNETWORK – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, meminta pengelola SPPG memperkuat kemitraan dengan petani, peternak, dan pelaku usaha pangan lokal saat melakukan sidak di SPPG Pasir Kuda 3, Kota Bogor, Jumat (24/7/2026).
Saat berdialog dengan Kepala SPPG, Sudaryono menanyakan asal bahan baku yang digunakan.
“Sayurnya dari mana?”
“Dari pemasok sekitar Bogor, Pak.”
“Telurnya?”
“Masih ada yang dari luar daerah.”
Sudaryono kemudian memberi arahan.
“Kalau kualitasnya sama, utamakan yang dekat. Petani dan peternak sekitar juga harus ikut merasakan manfaat Program Makan Bergizi.”
Kepala SPPG mengangguk.
“Kami siap memperluas kerja sama dengan pemasok lokal.”
Namun Sudaryono mengingatkan bahwa keberpihakan kepada produk lokal tidak boleh mengurangi standar mutu.
“Memberdayakan lokal itu wajib, tetapi keamanan pangan tetap nomor satu. Supplier juga harus dibina supaya memenuhi standar.”
Ia juga meminta adanya evaluasi rutin terhadap menu yang disajikan.
“Kalian catat makanan yang banyak tersisa.”
“Untuk apa, Pak?” tanya seorang relawan.
“Itu menjadi bahan evaluasi. Kalau anak-anak tidak suka, kita cari menu lain yang gizinya sama tetapi lebih disukai.”
Sudaryono juga mengusulkan agar menu harian dipublikasikan melalui media sosial.
“Unggah setiap hari. Biar orang tua tahu anaknya makan apa. Masyarakat juga bisa ikut mengawasi.”
Di akhir kunjungan, ia mengumpulkan seluruh relawan.
“Program ini bukan sekadar membagikan makanan. Kita sedang membangun generasi Indonesia. Karena itu, setiap porsi yang keluar dari dapur harus bisa dipertanggungjawabkan.”
Para relawan pun menyambut arahan tersebut dengan tepuk tangan sebelum Sudaryono mengakhiri sidaknya dan berfoto bersama seluruh petugas SPPG.
Share This Article
error: Content is protected !!