Kronologi Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak hingga Terbalik di Laut Jawa

4 Min Read
Pencarian korban kapal virgo transport 8 masih berlangsung hingga Senin dini hari (foto: istimewa/DMNetwork)

JAKARTA, DMNETWORK– Kapal Virgo Transport 8 yang melayani rute Surabaya–Banjarmasin, Kalimantan Selatan, mengalami kecelakaan di perairan Laut Jawa, Minggu (13/9/2026).

Kapal yang membawa 243 orang tersebut sempat menghadapi cuaca buruk sebelum dilaporkan hilang kontak. Tim SAR gabungan kemudian dikerahkan untuk mencari dan mengevakuasi penumpang serta awak kapal.

Berikut kronologi kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 berdasarkan laporan Basarnas, Kementerian Perhubungan, dan keterangan pejabat terkait.

1. Kapal berangkat dari Surabaya

Kapal Virgo Transport 8 berangkat dari Surabaya menuju Banjarmasin pada Sabtu (12/9/2026).

Berdasarkan informasi Basarnas Banjarmasin, kapal membawa total 243 orang, terdiri dari penumpang dan awak kapal.

- Iklan -
Ad imageAd image

Pelayaran berlangsung menuju Kalimantan Selatan melalui perairan Laut Jawa.

2. Kapal menghadapi cuaca buruk

Pada sekitar tengah malam, kapal dilaporkan menghadapi cuaca buruk.

Nakhoda kemudian menyampaikan informasi mengenai kondisi tersebut kepada pihak agen kapal.

Kondisi cuaca menjadi salah satu faktor yang dilaporkan sebelum kapal mengalami kecelakaan.

3. Nakhoda melaporkan kapal dalam kondisi miring

Sekitar pukul 02.00 WITA, Minggu (13/9/2026), nakhoda melaporkan bahwa kapal dalam posisi miring.

- Iklan -
Ad image

Laporan tersebut menjadi salah satu informasi terakhir yang diterima sebelum komunikasi dengan kapal terputus.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin melalui SAR Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana, membenarkan adanya laporan tersebut.

4. Basarnas menerima laporan kapal hilang kontak

Kantor SAR Banjarmasin menerima laporan resmi mengenai hilang kontaknya Kapal Virgo Transport 8 pada pukul 04.10 WITA.

Laporan disampaikan oleh General Manager PT Virgo, Yoel Rihi.

Berdasarkan informasi awal, posisi terakhir kapal berada sekitar 80 mil laut dari Dermaga SAR Basirih, Banjarmasin.

5. Tim SAR dikerahkan

Setelah menerima laporan, Basarnas Banjarmasin mengerahkan tim pencarian dan pertolongan.

Sekitar pukul 04.30 WITA, enam personel diberangkatkan menggunakan kendaraan Rescue Car D-Max menuju Dermaga SAR Basirih.

Selanjutnya, KN SAR Laksmana 241 diberangkatkan sekitar pukul 05.30 WITA menuju lokasi perkiraan posisi terakhir kapal.

Kapal SAR tersebut diperkirakan tiba di lokasi sekitar pukul 10.30 WITA.

6. Kapal ditemukan terbalik

Dalam perkembangan operasi pencarian, Kapal Virgo Transport 8 ditemukan dalam kondisi terbalik di perairan Laut Jawa.

Laporan Reuters menyebut kapal menghadapi cuaca buruk dan gelombang kuat. Namun, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan.

7. Sejumlah penumpang berhasil dievakuasi

Sejumlah kapal lain yang berada di sekitar lokasi turut membantu proses evakuasi.

Pada perkembangan awal, kapal tunda TB Mau Au 9 dilaporkan mengevakuasi 16 orang. Sementara itu, TB TCP mengevakuasi 38 orang.

Dengan demikian, sedikitnya 54 orang berhasil dievakuasi dalam laporan awal operasi penyelamatan.

Jumlah korban yang berhasil dievakuasi kemudian bertambah seiring berlangsungnya operasi SAR.

8. Pencarian korban masih berlangsung

Hingga Senin (14/9/2026), Reuters melaporkan 108 orang telah diselamatkan, enam orang meninggal dunia, dan 129 orang masih dalam pencarian.

Operasi SAR melibatkan ratusan personel dan sejumlah kapal, termasuk unsur TNI AL, Basarnas, serta instansi terkait.

Pencarian terus dilakukan untuk menemukan korban yang belum diketahui keberadaannya.

Penyebab kecelakaan masih diselidiki

Kementerian Perhubungan dan tim SAR masih melakukan penelusuran mengenai penyebab kecelakaan Kapal Virgo Transport 8.

Cuaca buruk dan gelombang kuat dilaporkan terjadi sebelum kapal terbalik. Namun, kesimpulan mengenai penyebab pasti kecelakaan belum dapat ditetapkan.

Sumber: Basarnas Banjarmasin, Kementerian Perhubungan, Reuters, dan laporan media terkait. ( Berbagai sumber)

Share This Article
error: Content is protected !!