Pemilik Toko Pertanian Patra Bumi, Binawan: Kegiatan Seperti Ini Sudah Lama Ditunggu Petani

2 Min Read

MAGELANG, DMNETWORK – Puluhan petani dari berbagai sentra produksi sayuran di Kabupaten Magelang mengikuti kegiatan rembug tani yang diselenggarakan Advansia di Kecamatan Tegalrejo, Rabu (17/6/2026).

Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari peserta karena dinilai menjadi sarana berbagi pengetahuan sekaligus mempererat komunikasi antara petani, penyuluh pertanian lapangan (PPL), dan pelaku usaha sarana pertanian.

Salah seorang peserta, Binawan, yang juga pemilik Toko Pertanian Patra Bumi Tegalrejo, mengatakan kegiatan seperti ini telah lama dinantikan oleh petani.

Menurut dia, forum diskusi semacam rembug tani tidak hanya membahas persoalan teknis budidaya, tetapi juga memberikan edukasi yang dibutuhkan petani untuk meningkatkan hasil usaha taninya.

- Iklan -
Ad imageAd image

“Acara seperti ini memang sangat ditunggu-tunggu karena petani bisa berdiskusi langsung sekaligus mendapatkan pengetahuan baru mengenai pengelolaan pertanian yang lebih baik,” kata Binawan.

Ia menilai edukasi terkait penggunaan obat-obatan pertanian, pengendalian hama, serta manajemen usaha tani menjadi kebutuhan penting bagi petani saat ini.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai pengendalian hama tanaman yang disampaikan oleh DR. RR Siti Astuti, S.P., M.Sc dari Polbangtan Magelang.

Siti Astuti menjelaskan bahwa serangan hama masih menjadi salah satu tantangan terbesar dalam budidaya tanaman. Oleh karena itu, petani perlu memahami teknik identifikasi dan penanganan sejak dini agar risiko gagal panen dapat diminimalkan.

Selain itu, peserta juga memperoleh materi literasi keuangan yang membahas pengelolaan modal usaha, pencatatan keuangan sederhana, serta strategi mengelola hasil panen agar lebih menguntungkan.

- Iklan -
Ad image

Sebanyak 35 petani hadir dalam kegiatan yang berlangsung di Hall Atas Patra Bumi, Jalan Magelang-Kopeng Km 8 tersebut. Mereka tampak aktif mengikuti sesi diskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan terkait persoalan yang dihadapi di lapangan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kapasitas petani dalam mengelola usaha pertanian semakin meningkat, baik dari aspek teknis budidaya maupun pengelolaan keuangan, sehingga mampu mendukung produktivitas dan kesejahteraan petani di Kabupaten Magelang. (GK)

Share This Article