Prabowo Tugaskan Ahmad Muzani dan Menlu Sugiono Pimpin Delegasi Indonesia ke Iran, Gus Yahya Ikut Rombongan

2 Min Read
Delegasi Indonesia yang dipimpin oleh ketua MPR RI Ahmad Muzani dan Menlu Sugiono berangkat ke Iran Jumat dinihari (10-7/26). (Foto: istimewa)

JAKARTA, DMNetwork – Presiden Prabowo Subianto menugaskan delegasi Indonesia bertolak ke Iran untuk menyampaikan penghormatan dan belasungkawa atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Sayyid Ali Khamenei.

Delegasi Indonesia dipimpin Ketua MPR Ahmad Muzani dan Menteri Luar Negeri Sugiono. Turut bergabung dalam rombongan tersebut Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), Prof. Dr. Syafiq A. Mughni, serta Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri Santo Darmosumarto.

Keberangkatan delegasi dijadwalkan pada Jumat (10/7/2026) dini hari WIB menuju Teheran dan diperkirakan tiba pada waktu subuh setempat.

Di Iran, delegasi Indonesia dijadwalkan menghadiri rangkaian penghormatan terakhir, berziarah ke makam Sayyid Ali Khamenei, serta menyampaikan takziah atas nama Pemerintah Republik Indonesia.

- Iklan -
Ad imageAd image

Gus Yahya mengatakan dirinya mendapat penugasan secara langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk bergabung dalam delegasi tersebut.

Ia menegaskan keikutsertaannya merupakan penugasan pribadi, bukan mewakili PBNU secara kelembagaan.

Selain menjalankan misi kenegaraan, delegasi Indonesia juga akan mengikuti prosesi penghormatan yang dihadiri para pejabat dan tokoh dari berbagai negara.

Berdasarkan laporan media resmi Iran, IRNA, prosesi pemakaman Sayyid Ali Khamenei telah dimulai di Kota Mashhad pada Kamis (9/7/2026). Sebelumnya, rangkaian penghormatan terakhir telah berlangsung sejak 3 Juli 2026 dan dihadiri pejabat politik, pemimpin agama, serta tokoh masyarakat dari puluhan negara.

Usai rangkaian penghormatan di Teheran, Qom, Najaf, dan Karbala, jenazah Sayyid Ali Khamenei dijadwalkan dimakamkan di kompleks makam Imam Reza di Kota Mashhad.

Penugasan delegasi Indonesia ini menjadi bagian dari langkah diplomasi Pemerintah Indonesia dalam menyampaikan penghormatan kepada salah satu tokoh penting dunia Islam sekaligus memperkuat hubungan bilateral Indonesia dengan Iran di tengah dinamika kawasan Timur Tengah.***

- Iklan -
Ad image
Share This Article