Kita sengaja datang pagi-pagi begini supaya melihat kondisi sebenarnya. Kalau siang kan semuanya sudah rapi.
BOGOR, DMNETWORK – Suasana Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pasir Kuda 3, Kota Bogor, masih diselimuti udara dingin ketika sejumlah relawan mulai menyiapkan bahan makanan. Jarum jam baru menunjukkan pukul 02.15 WIB, Jumat (24/7/2026), saat sebuah rombongan kecil memasuki area dapur.
Di depan rombongan itu tampak Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono. Kedatangannya tidak dijadwalkan dan tidak diberitahukan sebelumnya kepada pengelola SPPG.
“Selamat pagi. Jangan kaget ya, saya memang sengaja datang jam segini,” sapa Sudaryono kepada Kepala SPPG sambil tersenyum.
Kepala SPPG pun menyambut kedatangan tersebut.
“Siap Pak. Kami memang mulai bekerja sejak dini hari supaya makanan bisa sampai tepat waktu,” jawabnya.
Sudaryono kemudian berkeliling meninjau seluruh aktivitas dapur, mulai dari penerimaan bahan baku, pencucian sayuran, proses memasak, hingga pemorsian makanan.
“Kita sengaja datang pagi-pagi begini supaya melihat kondisi sebenarnya. Kalau siang kan semuanya sudah rapi. Yang saya ingin lihat adalah prosesnya,” kata Sudaryono.
Ia beberapa kali berhenti menyapa relawan yang sedang memotong sayuran.
“Capek tidak?” tanyanya.
“Capek, Pak, tapi senang karena makanan ini untuk anak-anak,” jawab salah seorang relawan.
“Semangat itu yang harus dijaga. Kalian sedang ikut membangun generasi Indonesia,” balas Sudaryono.
Menurutnya, kualitas Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran, tetapi oleh kesungguhan para petugas di lapangan.
“Yang baik kita apresiasi. Kalau ada kekurangan kita benahi bersama. Jangan takut dikoreksi,” ujarnya kepada Kepala SPPG.
Sebelum meninggalkan lokasi, Sudaryono berpesan agar seluruh relawan terus menjaga semangat pelayanan.
“Kerjakan dengan hati. Kalau anak-anak sehat, berarti kerja keras kalian tidak sia-sia.” (Rist)