Tani Merdeka Indonesia Gandeng STIESIA Surabaya, Don Muzakir: Beasiswa untuk Anak Petani adalah Investasi Masa Depan

2 Min Read
Pembukaan Diklat TMI angkatan ketiga di batu Malang (foto: joashua)

kemajuan pertanian harus dibangun melalui peningkatan kualitas pendidikan generasi muda, khususnya anak-anak petani.

BATU, DMNETWORK – Tani Merdeka Indonesia menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya mengenai program beasiswa bagi anak-anak petani. Penandatanganan dilakukan bersamaan dengan pembukaan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Tani Merdeka Indonesia Angkatan III di Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu.

Program tersebut menjadi salah satu langkah organisasi dalam memperkuat regenerasi petani melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor pertanian.

Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, mengatakan kemajuan pertanian harus dibangun melalui peningkatan kualitas pendidikan generasi muda, khususnya anak-anak petani.

“Anak-anak petani harus memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan tinggi. Kami ingin mereka menjadi generasi yang mampu membawa pertanian Indonesia semakin maju dengan ilmu pengetahuan, inovasi, dan kemampuan manajerial,” ujar Don.

- Iklan -
Ad imageAd image

Menurut dia, investasi terbesar dalam pembangunan pertanian bukan hanya pada alat dan teknologi, melainkan juga pada manusia yang akan mengelola sektor tersebut di masa depan.

“Jika petaninya kuat, organisasinya kuat, dan pendidikannya baik, maka cita-cita mewujudkan kedaulatan pangan akan semakin mudah diwujudkan. Beasiswa ini merupakan bentuk komitmen kami untuk menyiapkan generasi penerus pertanian Indonesia,” katanya.

Wakil Wali Kota Batu yang hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi penyelenggaraan Diklat Tani Merdeka Indonesia sekaligus peluncuran program beasiswa bagi anak-anak petani.

Menurutnya, sinergi antara organisasi petani, perguruan tinggi, dan pemerintah daerah menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia pertanian.

“Pemerintah Kota Batu siap mendukung kolaborasi seperti ini. Peningkatan kapasitas petani dan akses pendidikan bagi keluarga petani merupakan investasi penting untuk memperkuat sektor pertanian di masa mendatang,” ujarnya.

- Iklan -
Ad image

Melalui kerja sama dengan STIESIA Surabaya, Tani Merdeka Indonesia berharap semakin banyak anak petani memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi sehingga mampu menjadi generasi penerus yang profesional, inovatif, dan siap menghadapi tantangan pembangunan pertanian nasional.***

Share This Article
error: Content is protected !!