Musik Reggae Satukan Komunitas di Sawitan Magelang, Ratusan Penonton Padati Kafe hingga Larut Malam

2 Min Read
Tampilan pemusik komunitas reggae asal Magelang yang menghipnotis pengunjung (foto: istimewa)

MAGELANG, DMNETWORK – Alunan musik reggae menggema di sebuah kafe yang berada di kompleks cuci mobil dekat SPBU Sawitan, Kabupaten Magelang, Sabtu (27/6/2026) malam. Penampilan grup musik gabungan dari Magelang dan Sleman berhasil menghibur ratusan penikmat reggae yang datang dari berbagai daerah.

Sejak acara dimulai, kawasan kafe dipenuhi pengunjung. Sebagian besar merupakan anak-anak komunitas reggae yang datang tanpa undangan resmi. Informasi mengenai pertunjukan menyebar secara organik melalui status WhatsApp, media sosial, dan kabar dari mulut ke mulut.

Musik-musik reggae lawas hingga lagu-lagu reggae yang lebih mutakhir bergantian mengalun sepanjang malam. Para penonton tampak menikmati setiap penampilan. Sebagian ikut bernyanyi mengikuti lirik lagu, sementara lainnya bergoyang santai mengikuti irama khas reggae yang memenuhi arena pertunjukan.

Pengunjung yang hadir tidak hanya berasal dari Magelang. Sejumlah komunitas dari berbagai daerah di Jawa Tengah turut memadati lokasi, bahkan ada yang datang dari wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Salah seorang pengunjung, Rudi, warga Sleman, mengaku sengaja datang ke Magelang untuk bernostalgia melalui lagu-lagu reggae lawas yang dibawakan para musisi.

- Iklan -
Ad imageAd image

“Sudah lama tidak menikmati suasana seperti ini. Lagu-lagu lama yang dimainkan tadi membawa kembali kenangan saat komunitas reggae masih sering menggelar panggung bersama,” ujar Rudi.

Pemilik kafe, Safrudin, mengatakan pertunjukan musik reggae tersebut merupakan yang pertama kali digelar di tempat usahanya. Di luar perkiraan, acara mendapat sambutan yang sangat baik dari masyarakat.

“Ini baru pertama kali kami menggelar pentas musik reggae. Alhamdulillah responsnya sangat baik. Yang datang bukan hanya anak-anak muda, tetapi juga ada pengunjung usia paruh baya yang ikut menikmati suasana dan penampilan para musisi,” kata Safrudin.

Menurut Safrudin, tingginya antusiasme pengunjung menjadi motivasi untuk kembali menghadirkan pertunjukan musik dengan melibatkan komunitas lokal. Ia berharap panggung semacam ini dapat menjadi ruang berkumpul, mempererat silaturahmi antarkomunitas, sekaligus memberi kesempatan bagi musisi daerah untuk terus berkarya.

Acara yang berlangsung hingga malam itu menghadirkan suasana hangat dan penuh kebersamaan. Pertunjukan tersebut menjadi bukti bahwa musik reggae masih memiliki tempat tersendiri di hati para penikmatnya dan mampu menyatukan berbagai kalangan dalam satu panggung hiburan.

- Iklan -
Ad image
Share This Article