Bukan Cuma Kota, AI Kini Mulai Masuk Sawah Lewat Tani Merdeka Sulut

2 Min Read
TMI sulut akut andil dalam AI Ignition Program 2026 yang digelar di Aula Mapalus, Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Selasa (14/7/2026) (foto: istimewa)
  • Bagi Tani Merdeka Indonesia Sulawesi Utara, pengembangan teknologi berbasis AI juga menjadi peluang untuk menjawab berbagai tantangan di sektor pertanian.

MANADO, DMNETWORK – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Tani Merdeka Indonesia (TMI) Sulawesi Utara menghadiri AI Ignition Program 2026 yang digelar di Aula Mapalus, Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Selasa (14/7/2026). Kehadiran organisasi tersebut menjadi bagian dari upaya menyelaraskan visi dalam mendukung transformasi digital di berbagai sektor, termasuk pertanian.

AI Ignition Program 2026 mengusung tema “Generasi Digital Sulut: AI untuk Pendidikan, UMKM, dan Masa Depan Asia”. Kegiatan ini merupakan kolaborasi KUMPUL dan Satu Tampa bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara untuk memperkuat pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam pengembangan sumber daya manusia, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi daerah. Acara dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Tahlis Gallang, yang mewakili Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus.

Bagi Tani Merdeka Indonesia Sulawesi Utara, pengembangan teknologi berbasis AI juga menjadi peluang untuk menjawab berbagai tantangan di sektor pertanian. Pemanfaatan teknologi digital dinilai dapat meningkatkan efisiensi budidaya, memperkuat pengambilan keputusan berbasis data, serta meningkatkan produktivitas dan daya saing petani.

Keikutsertaan DPW TMI Sulut dalam forum tersebut menegaskan bahwa transformasi digital tidak hanya menyasar sektor pendidikan, pemerintahan, dan UMKM di perkotaan. Organisasi ini berpandangan bahwa teknologi kecerdasan buatan juga harus menjangkau kawasan perdesaan agar mampu mendukung modernisasi pertanian dan mempercepat terwujudnya ketahanan pangan.

- Iklan -
Ad imageAd image

Melalui AI Ignition Program 2026, DPW Tani Merdeka Indonesia Sulawesi Utara juga memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam mendorong implementasi teknologi tepat guna. Langkah tersebut diharapkan sejalan dengan upaya pemerintah mewujudkan swasembada pangan nasional melalui pemanfaatan inovasi digital yang berpihak kepada petani.

Penyelarasan visi tersebut dinilai penting agar pengembangan teknologi di masa depan memiliki arah yang jelas, yakni meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendongkrak kesejahteraan petani di Bumi Nyiur Melambai.

Share This Article
error: Content is protected !!