Harga BBM Nonsubsidi Turun per 1 Agustus 2026, Pertamax di DIY Jadi Rp 15.950

3 Min Read
Perramax turun harga 300 perak di wilayah Jateng DIY (foto: tangkapan layar)

YOGYAKARTA, DMNETWORK — Harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mulai turun per 1 Agustus 2026. Penyesuaian harga dilakukan PT Pertamina (Persero) bersamaan dengan sejumlah badan usaha swasta seperti Shell, BP-AKR, dan Vivo.

Penurunan harga terutama terjadi pada produk bensin nonsubsidi, yakni Pertamax, Pertamax Green 95, dan Pertamax Turbo. Sementara itu, harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Biosolar tidak mengalami perubahan.

Di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), harga Pertamax turun dari Rp 16.250 menjadi Rp 15.950 per liter. Penurunan terbesar terjadi pada Pertamax Turbo yang turun Rp 1.000 per liter, dari Rp 19.300 menjadi Rp 18.300 per liter.

Pertamina menyebut penyesuaian harga dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, serta mekanisme evaluasi harga BBM nonsubsidi yang berlaku.

- Iklan -
Ad imageAd image

Harga BBM Pertamina di DIY per 1 Agustus 2026

  • Pertamax: Rp 15.950/liter
  • Pertamax Green 95: Rp 16.600/liter
  • Pertamax Turbo: Rp 18.300/liter
  • Dexlite: Rp 19.700/liter
  • Pertamina Dex: Rp 21.150/liter
  • Pertalite: Rp 10.000/liter
  • Biosolar subsidi: Rp 6.800/liter

Bagi pengguna kendaraan pribadi, penurunan ini memberi sedikit ruang penghematan. Pengisian 40 liter Pertamax, misalnya, kini lebih murah sekitar Rp 12.000 dibandingkan bulan sebelumnya.

Daftar Harga BBM Pertamina per Wilayah

Berikut daftar harga Pertamax di sejumlah wilayah per 1 Agustus 2026:

WilayahPertamax
DKI JakartaRp 15.700
BantenRp 15.700
Jawa BaratRp 15.700
Jawa TengahRp 15.700
DI YogyakartaRp 15.950
Jawa TimurRp 15.700
BaliRp 15.700
Sumatera UtaraRp 16.000
Sumatera BaratRp 16.000
RiauRp 16.050
Kepulauan RiauRp 16.050
Kalimantan TimurRp 16.200
Kalimantan SelatanRp 16.200
Sulawesi SelatanRp 16.250
Sulawesi UtaraRp 16.250
Nusa Tenggara BaratRp 16.150
Nusa Tenggara TimurRp 16.250
MalukuRp 16.500
PapuaRp 16.700

Perbedaan harga antardaerah dipengaruhi besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) serta biaya distribusi ke masing-masing wilayah.

BBM Subsidi Tetap

Pemerintah tidak mengubah harga BBM subsidi. Dengan demikian:

  • Pertalite tetap Rp 10.000 per liter
  • Biosolar tetap Rp 6.800 per liter

Kondisi ini membuat mayoritas pengguna sepeda motor dan kendaraan niaga berbahan bakar subsidi belum merasakan penurunan harga pada awal Agustus 2026.

- Iklan -
Ad image

SPBU Swasta Juga Turun

Selain Pertamina, beberapa SPBU swasta turut menyesuaikan harga bensin nonsubsidi. BP 92 dan Vivo Revvo 92 tercatat berada di kisaran Rp 16.130 per liter di sejumlah daerah. Namun, untuk beberapa produk diesel nonsubsidi, terdapat penyesuaian harga yang berbeda di masing-masing operator.

Penurunan harga BBM nonsubsidi pada awal Agustus ini menjadi sinyal bahwa pelemahan harga minyak dunia mulai diteruskan ke harga eceran di SPBU, meski dampaknya masih terbatas pada produk nonsubsidi.

Share This Article
error: Content is protected !!