Bupati Etik Suryani Sebut Petani Adalah Pahlawan Pangan, TMI Diharapkan Cetak Petani Milenial Sukoharjo

2 Min Read
Bupati Sukoharjo ketika keluar dari mobil untuk menghadiri acara TMI Sukoharjo (rist)

SUKOHARJO, DMNETWORK — Bupati Sukoharjo Hj. Etik Suryani, S.E., M.M., mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan penghargaan yang lebih besar kepada para petani yang selama ini menjadi penopang ketahanan pangan daerah maupun nasional.

Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan Pengukuhan Pengurus DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Sukoharjo di Taman Budaya Suryani, Gayam, Sukoharjo, Rabu (10/6/2026).

Menurut Etik, petani merupakan pahlawan pangan yang tetap bekerja di tengah berbagai situasi sulit, termasuk saat pandemi Covid-19 melanda Indonesia beberapa tahun lalu.

- Iklan -
Ad imageAd image

“Ketika banyak orang takut keluar rumah saat pandemi, para petani tetap turun ke sawah. Mereka tetap mencangkul, menanam, dan memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap tersedia,” ujarnya.

Etik mengatakan Kabupaten Sukoharjo selama ini dikenal sebagai salah satu lumbung padi penting di Jawa Tengah. Berbagai program pemerintah daerah terus diarahkan untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani.

Ia menyebutkan bahwa Pemerintah Kabupaten Sukoharjo telah menyediakan berbagai bantuan pertanian, termasuk pemanfaatan teknologi modern berupa drone pertanian yang dapat membantu petani dalam proses budidaya.

“Teknologi harus menjadi bagian dari pertanian masa depan. Karena itu pemerintah daerah telah menyediakan drone pertanian yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas,” katanya.

Selain komoditas padi, Etik menjelaskan bahwa sektor hortikultura dan perkebunan di Sukoharjo juga berkembang cukup pesat dan menjadi sumber pendapatan masyarakat.

- Iklan -
Ad image

Ia berharap kehadiran Tani Merdeka Indonesia dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun regenerasi petani melalui penguatan petani milenial.

Menurut Etik, masa depan pertanian Indonesia akan sangat ditentukan oleh kemampuan menarik generasi muda untuk terlibat dalam sektor pangan.

“Kami berharap Tani Merdeka Indonesia menjadi ruang kolaborasi bagi petani muda, petani modern, dan seluruh pelaku pertanian untuk bersama-sama memajukan Sukoharjo,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Etik juga menyampaikan harapan agar pemerintah pusat dapat terus memberikan dukungan berupa alat dan mesin pertanian, termasuk bantuan combine harvester serta pembangunan sumur dalam guna memperkuat ketahanan pangan di tingkat daerah.

“Tani Merdeka untuk kita semua. Ketahanan pangan bukan hanya urusan petani, tetapi urusan seluruh bangsa,” pungkasnya.

P.

Share This Article