MAGELANG, DMNETWORK – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kota Magelang mengirimkan empat kader terbaiknya untuk mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Tani Merdeka Indonesia Gelombang II yang diselenggarakan di Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Jawa Tengah, Pringsurat, Kabupaten Temanggung, pada 3 hingga 5 Juli 2026.
Keempat peserta tersebut merupakan hasil seleksi internal yang dilakukan secara bertahap oleh DPD TMI Kota Magelang. Proses penyaringan dilakukan untuk memastikan kader yang diberangkatkan memiliki komitmen, disiplin, serta kesiapan menjadi penggerak organisasi setelah menyelesaikan pelatihan.
Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kota Magelang, Sri Sumirat, mengatakan pemilihan peserta tidak dilakukan secara sembarangan. Menurutnya, hanya kader yang dinilai memiliki dedikasi dan kesiapan menjalankan amanah organisasi yang dipilih mengikuti Diklat Gelombang II.
“Empat peserta yang kami kirim merupakan hasil penyaringan yang cukup ketat. Kami ingin memastikan mereka mampu mengikuti seluruh materi pelatihan dengan baik, kemudian kembali ke Kota Magelang sebagai kader yang siap membangun organisasi dan mendampingi petani,” ujar Sri Sumirat.
Ia menjelaskan, diklat merupakan bagian penting dari proses kaderisasi Tani Merdeka Indonesia. Karena itu, peserta yang mengikuti pelatihan diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan organisasi, tetapi juga memiliki kemampuan untuk meneruskan materi dan pengalaman yang diperoleh kepada anggota lainnya di tingkat daerah.
Menurut Sri Sumirat, kader yang selesai mengikuti diklat nantinya akan menjadi motor penggerak dalam memperkuat struktur organisasi sekaligus mempersiapkan kaderisasi hingga tingkat koordinator desa. Dengan sistem tersebut, proses pembinaan anggota diharapkan berjalan lebih terstruktur dan berkelanjutan.
DPD Tani Merdeka Indonesia Kota Magelang juga berkomitmen mendukung program kaderisasi yang menjadi agenda nasional organisasi di bawah kepemimpinan Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir. Melalui pengiriman kader terbaik ke Diklat Gelombang II, organisasi berharap mampu melahirkan sumber daya manusia yang memiliki integritas, loyalitas, dan semangat pengabdian kepada petani serta masyarakat.
Diklat Tani Merdeka Indonesia Gelombang II di Bapeltan Pringsurat diikuti perwakilan DPD dari seluruh kabupaten dan kota di Jawa Tengah. Setiap daerah mengirimkan empat kader inti sebagai bagian dari upaya memperkuat organisasi hingga ke tingkat desa.