Kurban di Komunitas Adat Banokeling Banyumas Berlangsung di TPQ Al Barokah

2 Min Read
Ritam, bendahara Tani Merdeka Wilayah Khusus Komunitas Adat Banokeling, dan ketua yayasan Dharma Putra Banokeling di saat penyembelihan hewan kurban di TPQ AlBarokah

BANYUMAS, DMNETWORK – Tradisi penyembelihan hewan kurban pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah juga berlangsung di lingkungan masyarakat adat Banokeling, Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (27/5/2026). Prosesi penyembelihan dilakukan dengan tata cara Islam dan melibatkan masyarakat adat setempat secara gotong royong.

Pelaksanaan penyembelihan hewan kurban tahun ini dipusatkan di TPQ Al Barokah, Pekuncen, Jatilawang, Banyumas. Dalam kegiatan tersebut, masyarakat menyembelih satu ekor sapi dan 6 ekor kambing.

Ketua Yayasan Dharma Putra Banokeling, Ritam, mengatakan sapi kurban diperoleh melalui sistem patungan bersama masyarakat lokal. Sejumlah anggota Tani Merdeka Indonesia Wilayah Khusus Komunitas Adat Banokeling juga turut terlibat dalam proses penyembelihan hingga pembagian daging kurban.

- Iklan -
Ad imageAd image

“Untuk sapi dilakukan secara gotong royong bersama masyarakat setempat. Hari ini juga ada beberapa kambing yang disembelih,” ujar Ritam.

Ritam yang juga menjabat sebagai Bendahara Tani Merdeka Indonesia Wilayah Khusus Komunitas Adat Banokeling menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari perayaan Iduladha 2026 di lingkungan masyarakat adat Banokeling.

Selain penyembelihan pada Rabu (27/5/2026), masyarakat adat Banokeling juga dijadwalkan kembali melaksanakan prosesi penyembelihan kurban khusus adat pada 3 Juni 2026 mendatang.

“Tidak ada masalah, semua saling menghargai. Untuk penyembelihan kambing di lingkungan adat dan tradisi Banokeling, kami juga punya andil dalam melestarikan adat dan tradisi setempat,” kata Ritam.

Pelaksanaan kurban di tengah komunitas adat Banokeling menjadi gambaran harmonisasi antara tradisi lokal dan praktik keagamaan yang berjalan berdampingan di tengah masyarakat Banyumas.

- Iklan -
Ad image
Share This Article