Usai Aksi di Patung Kuda, Massa Tani Merdeka Indonesia Punguti Sampah hingga Kawasan Kembali Bersih

2 Min Read
Aksi bersih bersih setelah aksi demo selesai (foto: istimewa)

JAKARTA, DMNETWORK – Ada pemandangan berbeda usai berakhirnya aksi damai yang diikuti ribuan petani, pedagang, dan elemen masyarakat di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Jumat (19/6/2026).

Ketika sebagian peserta mulai meninggalkan lokasi, sejumlah anggota Tani Merdeka Indonesia (TMI) justru terlihat bertahan. Mereka memunguti sampah yang berserakan di sekitar area aksi, mulai dari botol air minum, gelas plastik, kantong kresek, hingga berbagai sampah lainnya yang tertinggal selama kegiatan berlangsung.

Kegiatan bersih-bersih tersebut dilakukan secara gotong royong di bawah arahan Ketua Umum Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir. Para peserta aksi tampak menyisir sejumlah titik di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada sampah yang tertinggal.

Menurut Don Muzakir, aksi menyampaikan aspirasi tidak boleh meninggalkan dampak buruk bagi lingkungan maupun fasilitas publik yang digunakan bersama.

- Iklan -
Ad imageAd image

“Kami datang untuk menyampaikan aspirasi, bukan untuk mengotori kota. Tempat yang kami gunakan harus kami tinggalkan dalam keadaan bersih seperti saat kami datang,” ujar Don.

Ia mengatakan, menjaga kebersihan merupakan bagian dari tanggung jawab moral setiap peserta aksi. Karena itu, seluruh anggota Tani Merdeka Indonesia diminta ikut berpartisipasi membersihkan area setelah kegiatan selesai.

Don menambahkan bahwa sikap menjaga kebersihan tersebut juga merupakan bentuk penghormatan kepada masyarakat Jakarta dan petugas kebersihan yang setiap hari bekerja menjaga kawasan ibu kota tetap tertata.

Proses pembersihan berlangsung hingga seluruh sampah yang terlihat di sekitar lokasi berhasil dikumpulkan. Setelah aksi berakhir, kawasan Patung Kuda kembali tampak bersih dan tertata sebagaimana kondisi sebelum kegiatan berlangsung.

Langkah yang dilakukan para peserta mendapat perhatian sejumlah warga yang masih berada di sekitar lokasi. Mereka menilai tindakan tersebut menunjukkan bahwa penyampaian aspirasi di ruang publik dapat dilakukan dengan tetap memperhatikan ketertiban dan kelestarian lingkungan.

- Iklan -
Ad image

Bagi Tani Merdeka Indonesia, aksi di ruang publik bukan hanya soal menyampaikan tuntutan dan dukungan, tetapi juga menunjukkan tanggung jawab sosial melalui kepedulian terhadap kebersihan dan kenyamanan lingkungan bersama. Rist

Share This Article