Jelang Idul Qurban 2026, Rendang hingga Gulai Diprediksi Tetap Jadi Menu Favorit

2 Min Read
Daging sapi menjadi perbincangan menjelang Iedul Qur'an, terutama dalam soal mengolah daging sapi menjadi makanan siap saji (ilustrasi: rist)

JAKARTA, DMNETWORK — Meski Idul Adha 2026 masih beberapa waktu lagi, masyarakat mulai menunjukkan kecenderungan mencari referensi pengolahan daging sapi untuk kebutuhan hari raya qurban.

Berbagai menu berbahan dasar daging sapi kembali menjadi perbincangan, baik di media sosial maupun dalam aktivitas keseharian masyarakat. Rendang sapi, gulai, sop buntut, hingga empal gepuk diperkirakan tetap menjadi pilihan utama keluarga Indonesia saat momentum Idul Qurban tiba.

Rendang sapi masih menjadi menu favorit karena dinilai memiliki cita rasa kuat dengan perpaduan santan dan rempah-rempah khas Nusantara. Selain itu, proses memasaknya yang menggunakan api kecil membuat bumbu lebih meresap ke dalam daging.

Di sisi lain, gulai daging sapi juga menjadi menu yang banyak diminati masyarakat karena cocok disajikan dalam berbagai acara keluarga. Kuah santan yang gurih dengan aroma serai dan cabai merah menjadi ciri khas masakan tersebut.

- Iklan -
Ad imageAd image

Sementara itu, sop buntut sapi dipilih sebagian masyarakat sebagai alternatif menu berkuah yang lebih ringan. Hidangan ini biasanya disajikan sebagai menu pelengkap dalam suasana kumpul keluarga.

Adapun empal gepuk tetap memiliki penggemar tersendiri, terutama bagi masyarakat yang menyukai olahan daging bercita rasa manis gurih dengan tekstur empuk.

Selain membahas menu, masyarakat juga mulai memperhatikan teknik pengolahan daging sapi agar hasil masakan tidak alot. Beberapa cara yang umum dilakukan di antaranya memilih bagian daging sesuai kebutuhan masakan, melakukan marinasi dengan bumbu tertentu, serta memasak menggunakan api kecil untuk olahan bersantan.

Fenomena meningkatnya pembahasan menu olahan daging sapi menjelang Idul Qurban menunjukkan bahwa tradisi memasak dan makan bersama masih menjadi bagian penting dalam budaya masyarakat Indonesia.

Bagi sebagian keluarga, momentum qurban bukan hanya berkaitan dengan ibadah, tetapi juga menjadi ruang mempererat kebersamaan melalui hidangan yang disajikan di meja makan. 

- Iklan -
Ad image

Share This Article