Rumah Jampidsus Dijaga TNI di Tengah Isu Penggeledahan, Apa Kaitannya dengan Kasus Batu Bara?

3 Min Read
Suasana penjagaan personel TNI di sekitar rumah Jampidsus di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. (gk/DMnetwork)

DMNETWORK.COM – Penjagaan puluhan personel TNI bersenjata di kediaman Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah di kawasan Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (8/7/2026) malam, memicu perhatian publik. Momen tersebut terjadi bersamaan dengan beredarnya isu bahwa rumah Jampidsus akan menjadi sasaran penggeledahan dalam penyidikan perkara dugaan korupsi berskala besar.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi yang membenarkan adanya penggeledahan terhadap rumah Febrie Adriansyah. Fakta yang telah terkonfirmasi baru sebatas adanya penjagaan personel TNI di lokasi serta penggeledahan terhadap sebuah kafe di kawasan Cipete, Jakarta Selatan.

Bermula dari Penggeledahan Kafe de’CLAN Signature

Isu mengenai rumah Jampidsus mencuat setelah penyidik melakukan penggeledahan di kafe de’CLAN Signature yang disebut memiliki keterkaitan dengan Febrie Adriansyah.

Penggeledahan tersebut merupakan bagian dari penyidikan dugaan tindak pidana korupsi, suap, gratifikasi, dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terkait pengadaan serta pemenuhan pasokan batu bara untuk pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).

- Iklan -
Ad imageAd image

Perkara itu diduga menimbulkan kerugian negara mencapai sekitar Rp5 triliun. Selain kerugian finansial, penyidik juga mengaitkan perkara tersebut dengan terganggunya distribusi batu bara yang disebut berdampak pada pemadaman listrik di sejumlah wilayah.

Dalam penggeledahan tersebut, penyidik dikabarkan mengamankan sejumlah barang bukti yang kini masih dianalisis sebagai bagian dari proses penyidikan.

Belum Ada Status Tersangka

Di tengah berkembangnya berbagai spekulasi, aparat penegak hukum belum mengumumkan adanya penetapan tersangka terhadap Febrie Adriansyah maupun menyatakan bahwa rumah Jampidsus telah digeledah.

Kepala Subdirektorat Penyidikan Tindak Pidana Korupsi dan TPPU Jampidsus juga mengaku tidak mengetahui adanya rencana penggeledahan terhadap rumah Febrie ataupun keberadaan Jampidsus pada saat isu tersebut beredar.

Ia juga menyatakan tidak mengetahui adanya peristiwa khusus yang berkaitan dengan penjagaan personel TNI di sekitar kediaman Jampidsus.

- Iklan -
Ad image

Publik Menunggu Penjelasan Resmi

Perkembangan kasus ini memunculkan perhatian luas karena melibatkan penyidikan dugaan korupsi bernilai triliunan rupiah. Namun, hingga kini belum terdapat penjelasan resmi mengenai alasan penempatan personel TNI di rumah Jampidsus maupun keterkaitan langsung antara pengamanan tersebut dengan proses penyidikan yang sedang berlangsung.

Dengan demikian, informasi yang dapat dipastikan saat ini adalah penggeledahan terhadap kafe de’CLAN Signature sebagai bagian dari penyidikan dugaan korupsi pasokan batu bara dan keberadaan personel TNI yang berjaga di kediaman Jampidsus.

Adapun isu mengenai rencana penggeledahan rumah Febrie Adriansyah masih berupa informasi yang belum dikonfirmasi secara resmi oleh Kejaksaan Agung maupun aparat penegak hukum lainnya. DMNETWORK.COM akan terus memantau perkembangan perkara ini dan memperbarui informasi setelah ada keterangan resmi dari pihak berwenang.***

Share This Article