Jumhur Hidayat Serukan Pertobatan Ekologi, Bonokeling Tunjukkan Praktik Nyata Pelestarian Alam

3 Min Read
Ketahanan pangan berkaitan dengan ekosistem pertanian. (Rist)

PEKUNCEN, DMNETWORK – Seruan Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat mengenai pertobatan ekologi menempatkan konservasi alam sebagai salah satu agenda penting dalam menjaga masa depan lingkungan hidup Indonesia.

Di Banyumas, masyarakat adat Bonokeling telah lama menjalankan praktik-praktik konservasi berbasis adat yang hingga kini masih bertahan.

Salah satu bentuk nyata konservasi tersebut adalah perlindungan kawasan hutan dan vegetasi di sekitar sumber mata air. Dalam tradisi Bonokeling, terdapat wilayah-wilayah tertentu yang tidak boleh dieksploitasi secara sembarangan karena dianggap sebagai warisan leluhur yang harus dijaga.

- Iklan -
Ad imageAd image

Keberadaan kawasan yang tetap terpelihara tersebut berkontribusi terhadap terjaganya sumber-sumber air yang menjadi penopang kehidupan masyarakat sekitar.

Bagi masyarakat Bonokeling, air tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga nilai sosial dan spiritual. Karena itu, menjaga kawasan hulu dan vegetasi di sekitar sumber mata air menjadi bagian dari tanggung jawab bersama.

Sistem perlindungan berbasis adat tersebut berjalan melalui kesadaran kolektif masyarakat yang diwariskan secara turun-temurun. Kepatuhan tidak hanya didasarkan pada aturan, tetapi juga pada keyakinan bahwa kerusakan alam pada akhirnya akan merugikan manusia sendiri.

Praktik yang dijalankan masyarakat Bonokeling memperlihatkan bahwa konservasi lingkungan dapat tumbuh dari budaya dan tradisi masyarakat. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan pesan pertobatan ekologi yang disampaikan Jumhur Hidayat, yakni membangun kembali hubungan yang lebih bertanggung jawab antara manusia dan alam.

Upaya menjaga hutan, sumber mata air, dan keseimbangan ekosistem tersebut juga memiliki relevansi dengan tantangan sektor pertanian nasional di tengah perubahan iklim. Ketersediaan air yang terjaga menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberlanjutan produksi pangan dan aktivitas pertanian masyarakat.

- Iklan -
Ad image

Sejalan dengan arah kebijakan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, pelestarian lingkungan dinilai semakin penting sebagai bagian dari upaya menjaga keberlangsungan sumber daya alam yang menjadi penopang sektor pertanian. Di tengah perubahan pola musim dan meningkatnya tekanan terhadap lingkungan, konservasi berbasis masyarakat seperti yang dijalankan Bonokeling menunjukkan bahwa kearifan lokal dapat menjadi bagian dari solusi.

Dalam konteks tersebut, pengalaman masyarakat adat Bonokeling memperlihatkan bahwa pelestarian alam tidak hanya berkaitan dengan perlindungan lingkungan, tetapi juga berkontribusi pada terjaganya sumber daya yang mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (Rist)

Share This Article