Ribuan Warga Gelar Aksi Damai di Monas, Dukung Program Kemandirian Ekonomi Nasional

2 Min Read
Elemen mahasiswa juga ikut gabung dalam aksi damai pedagang dan petani di Monas (foto: istimewa)

JAKARTA, DMNETWORK – Ribuan elemen masyarakat yang terdiri dari mahasiswa, petani, pedagang, nelayan, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta masyarakat umum menggelar aksi damai di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (19/6/2026).

Aksi tersebut digelar sebagai bentuk dukungan terhadap berbagai program pemerintah yang dinilai berorientasi pada penguatan kemandirian dan kedaulatan ekonomi nasional. Massa menyatakan dukungan terhadap sejumlah program strategis, antara lain Makan Bergizi Gratis, Koperasi Desa Merah Putih, hilirisasi industri, swasembada pangan, dan swasembada energi.

Dalam orasinya, para peserta aksi menilai berbagai program tersebut merupakan upaya pemerintah untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor pertanian, perikanan, perdagangan, dan usaha kecil.

Massa juga menyampaikan penolakan terhadap berbagai narasi pesimistis mengenai kondisi Indonesia yang dinilai berpotensi melemahkan kepercayaan publik terhadap program-program pembangunan yang sedang dijalankan pemerintah.

- Iklan -
Ad imageAd image

Meski demikian, peserta aksi menegaskan bahwa kritik terhadap pemerintah tetap merupakan bagian penting dalam kehidupan demokrasi. Namun, kritik tersebut diharapkan disampaikan secara konstruktif, berbasis data, serta tidak berkembang menjadi propaganda yang dapat menimbulkan disinformasi di tengah masyarakat.

Selain menyatakan dukungan terhadap program pemerintah, peserta aksi juga menegaskan pentingnya pengawasan publik terhadap seluruh kebijakan negara. Mereka meminta agar pelaksanaan berbagai program strategis nasional tetap berjalan secara transparan, akuntabel, dan berpihak kepada kepentingan rakyat.

Melalui aksi damai tersebut, massa menyatakan komitmennya untuk mendukung visi kemandirian nasional melalui penguatan sektor pangan, energi, industri, hilirisasi sumber daya alam, serta berbagai program kerakyatan yang menjangkau masyarakat dari desa hingga perkotaan.

Hingga berita ini diturunkan, kegiatan masih berlangsung dengan tertib dan mendapat pengawalan dari aparat keamanan. (Rist)

Share This Article