Pemimpin Pekatik’e Mas Dar Ucapkan Selamat kepada Sudaryono, Yakin BGN Makin Dekat dengan Petani dan Rakyat

3 Min Read
Mas Dar ditunjuk sebagai kepala BGN, siang ini pukul 15.00 wib dilantik rencananya (foto: istimewa)

JAKARTA, DMNETWORK KABAR Penunjukan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono atau yang akrab disapa Mas Dar sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) disambut positif oleh berbagai elemen pendukungnya. Salah satunya datang dari Pemimpin Pekatik’e Mas Dar, Aris Munandar, yang menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan agar lembaga tersebut semakin memperkuat keterhubungan antara program gizi nasional dan sektor pertanian.

Aris mengatakan amanah baru yang diberikan Presiden Prabowo Subianto kepada Mas Dar merupakan bentuk kepercayaan atas kapasitasnya dalam mengelola sektor pangan dan pertanian.

“Selamat kepada Mas Dar atas amanah sebagai Kepala Badan Gizi Nasional. Kami meyakini kepemimpinan beliau akan membawa BGN semakin dekat dengan rakyat, petani, peternak, nelayan, dan pelaku usaha pangan lokal sebagai fondasi utama pemenuhan gizi bangsa,” kata Aris Munandar dalam keterangan tertulis, Rabu (22/7/2026).

Menurut Aris, keberadaan Mas Dar di BGN membuka peluang semakin kuatnya sinergi antara Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan produksi pangan dalam negeri. Dengan demikian, manfaat program tidak hanya dirasakan penerima manfaat, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan petani.

- Iklan -
Ad imageAd image

Aris juga berharap BGN di bawah kepemimpinan Mas Dar mampu memperluas kolaborasi dengan kelompok masyarakat, termasuk komunitas relawan, agar pelaksanaan program berjalan efektif hingga ke daerah.

Pekatik’e Mas Dar sendiri merupakan jaringan relawan yang lahir saat Sudaryono maju dalam kontestasi politik Jawa Tengah pada 2024. Gerakan tersebut berkembang di berbagai kabupaten dengan mengusung pendekatan berbasis komunitas melalui pembentukan posko-posko relawan dan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat. Selain melibatkan tokoh masyarakat, Pekatik’e Mas Dar juga aktif menghimpun partisipasi kalangan muda, termasuk santri generasi Z dan santri milenial.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menunjuk Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional menggantikan Nanik S. Deyang yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan pergantian kepemimpinan dilakukan untuk menjaga akselerasi Program Makan Bergizi Gratis sebagai salah satu program prioritas pemerintah. Menurut dia, Presiden meminta Kepala BGN yang baru segera melakukan konsolidasi organisasi, memperkuat koordinasi dengan kementerian dan pemerintah daerah, serta memastikan pelaksanaan program berjalan tepat sasaran dan akuntabel.

Dengan pengalaman Sudaryono di sektor pertanian, pemerintah berharap keterhubungan antara produksi pangan nasional dan pemenuhan gizi masyarakat semakin kuat sehingga target pembangunan sumber daya manusia Indonesia dapat dicapai secara berkelanjutan.***

- Iklan -
Ad image
Share This Article
error: Content is protected !!