APPSI harus menjadi rumah bersama bagi pedagang pasar. Karena itu, saya mengajak seluruh pengurus untuk bekerja secara loyal, solid, dan konsisten demi memperjuangkan kepentingan para pedagang
MAGELANG, DMNETWORK – Heri Surahman resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kabupaten Magelang masa bakti 2026–2031. Pelantikan berlangsung di Pendopo Pasar Muntilan, Kabupaten Magelang, Kamis (23/7/2026).
Heri yang dikenal memiliki latar belakang sebagai seorang santri kini mengemban amanah untuk memimpin organisasi pedagang pasar di Kabupaten Magelang. Pelantikan tersebut dilakukan langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) APPSI Jawa Tengah, Suwanto.
Acara pelantikan turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Magelang, perwakilan Perum Bulog, jajaran Forkopimcam Muntilan, serta pengurus APPSI dari sejumlah daerah di Jawa Tengah.
Pelantikan kepengurusan baru ini menjadi awal bagi APPSI Kabupaten Magelang dalam memperkuat peran pasar tradisional sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Di tengah perkembangan pasar modern dan perubahan pola perdagangan, organisasi tersebut diharapkan mampu menjadi wadah perjuangan para pedagang sekaligus mitra strategis pemerintah dalam mendorong ekonomi kerakyatan.
Dalam sambutannya, Heri Surahman mengatakan kepengurusan yang baru harus menghadirkan semangat baru dalam menjalankan organisasi. Menurut dia, APPSI tidak boleh berhenti sebagai organisasi yang bersifat administratif, melainkan harus hadir memberikan manfaat nyata bagi para pedagang pasar.
“APPSI harus menjadi rumah bersama bagi pedagang pasar. Karena itu, saya mengajak seluruh pengurus untuk bekerja secara loyal, solid, dan konsisten demi memperjuangkan kepentingan para pedagang,” kata Heri.
Ia meyakini kekompakan pengurus akan menjadi modal penting untuk membangun organisasi yang lebih kuat sekaligus meningkatkan kesejahteraan para pedagang pasar tradisional di Kabupaten Magelang.
Sementara itu, Ketua DPW APPSI Jawa Tengah Suwanto meminta jajaran pengurus yang baru dilantik memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, Perum Bulog, pelaku usaha, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Menurut Suwanto, pasar tradisional memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian daerah karena menjadi ruang perputaran ekonomi masyarakat.
“Pasar bukan hanya tempat transaksi jual beli, tetapi menjadi pusat aktivitas ekonomi rakyat yang menghidupi pedagang kecil, pelaku UMKM, hingga petani yang memasarkan hasil panennya,” ujar Suwanto.
Ia berharap kepengurusan DPD APPSI Kabupaten Magelang periode 2026–2031 mampu menghadirkan program-program yang berdampak langsung bagi pedagang serta meningkatkan daya saing pasar tradisional agar tetap menjadi pilihan masyarakat di tengah pesatnya pertumbuhan pasar modern.***