DPD APPSI Kabupaten Magelang segera membentuk komisariat di seluruh pasar tradisional yang ada di wilayah tersebut.
MAGELANG, DMNETWORK – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kabupaten Magelang periode 2026–2031 resmi dilantik di Pendopo Pasar Muntilan, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang, Kamis (23/7/2026).
Pelantikan dilakukan oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) APPSI Jawa Tengah, Suwanto, dan disaksikan jajaran pengurus APPSI dari tingkat pusat maupun provinsi, perwakilan Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Magelang, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Muntilan, serta Perum Bulog Magelang.
Dalam kepengurusan yang baru, Heri Surahman dipercaya sebagai Ketua DPD APPSI Kabupaten Magelang. Adapun posisi Sekretaris dijabat Kholik, Bendahara dijabat Kisma W., sedangkan Aris Munandar dipercaya sebagai Dewan Penasihat.
Suwanto mengatakan, kepengurusan yang baru memiliki pekerjaan rumah untuk memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan kesejahteraan pedagang pasar tradisional di tengah semakin ketatnya persaingan dengan perdagangan berbasis digital.
Ia meminta DPD APPSI Kabupaten Magelang segera membentuk komisariat di seluruh pasar tradisional yang ada di wilayah tersebut.
“Kepengurusan APPSI Kabupaten Magelang agar segera membentuk komisariat di 17 pasar tradisional se-Kabupaten Magelang,” kata Suwanto.
Menurut dia, APPSI merupakan organisasi yang memiliki peran strategis sebagai wadah perjuangan para pedagang pasar tradisional.
“APPSI merupakan wadah yang kuat untuk memakmurkan pedagang pasar tradisional di tengah persaingan digital,” ujarnya.
Suwanto menambahkan, penataan organisasi harus segera dilakukan agar APPSI mampu menjalankan fungsinya sebagai mitra pemerintah sekaligus organisasi yang memperjuangkan kepentingan para pedagang.
Sementara itu, Ketua DPD APPSI Kabupaten Magelang Heri Surahman menyatakan siap menjalankan amanah organisasi, termasuk membentuk komisariat di 17 pasar tradisional di Kabupaten Magelang.
Selain itu, pihaknya juga berharap pemerintah dapat mempercepat revitalisasi pasar-pasar tradisional yang kondisinya dinilai belum memadai sehingga mampu meningkatkan kenyamanan pedagang maupun masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, sambutan Wakil Bupati Magelang yang dibacakan oleh perwakilan Disperindagkop Kabupaten Magelang, Indah Sri Lestari, menyebut pedagang pasar tradisional saat ini menghadapi tantangan besar akibat perubahan pola perdagangan dan pesatnya perkembangan teknologi digital.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Magelang, kata dia, siap memperkuat sinergi dengan APPSI untuk membangun sektor perdagangan yang lebih mandiri, tangguh, dan berdaya saing.
“Saya berharap jajaran pengurus APPSI Kabupaten Magelang mampu menguatkan peran organisasi dan terus memperjuangkan kepentingan pedagang pasar tradisional,” ujarnya.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Magelang berkomitmen menjadikan pedagang pasar tradisional sebagai salah satu penggerak utama perekonomian daerah melalui kolaborasi yang berkelanjutan dengan berbagai pihak.