Jembatan Garuda menjadi infrastruktur penting karena menghubungkan antardesa hingga antarkecamatan, sehingga mampu
KARANGANYAR, DMNETWORK – Jembatan Garuda di Desa Rejosari, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar resmi dioperasikan. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian.
Peresmian Jembatan Garuda dihadiri Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Dhanang Prasetyo, Wakil Bupati Karanganyar Adhe Eliana, jajaran Kejaksaan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, serta ratusan warga.
Wakil Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia (TMI) Jawa Tengah yang juga Ketua DPD Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kabupaten Karanganyar, Ilhamsyah Hoesin, mengapresiasi rampungnya pembangunan jembatan yang selama ini dinantikan masyarakat.
Menurut Ilham, Jembatan Garuda menjadi infrastruktur penting karena menghubungkan antardesa hingga antarkecamatan, sehingga mampu memangkas waktu tempuh masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
“Keberadaan jembatan ini akan sangat membantu aktivitas masyarakat, terutama para petani dan pedagang. Distribusi hasil pertanian menjadi lebih cepat, biaya angkut lebih efisien, dan akses menuju pusat-pusat ekonomi semakin mudah,” kata Ilham.
Ia menilai pembangunan infrastruktur memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat desa. Dengan akses transportasi yang semakin baik, distribusi barang menjadi lebih lancar, biaya logistik dapat ditekan, dan peluang pemasaran hasil pertanian semakin terbuka.
Menurut Ilham, manfaat tersebut sejalan dengan arah pembangunan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan pembangunan infrastruktur sebagai salah satu upaya memperkuat konektivitas dan pemerataan pembangunan hingga ke daerah.
Ia berharap pembangunan infrastruktur yang menyentuh kebutuhan masyarakat terus berlanjut. Menurut dia, jalan dan jembatan bukan hanya sarana transportasi, melainkan juga investasi jangka panjang untuk meningkatkan produktivitas petani, memperkuat aktivitas perdagangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di pedesaan.***