Slametan Rakan Tandai Dimulainya Pembangunan Lumbung Padi Tani Merdeka

2 Min Read
Warga adat Banokeling menggelar slametan rakan sebelum membangun kembali lumbung padi Tani Merdeka Indonesia. (dok Aris)

DMNETWORK.COM – BANYUMAS, 20 September 2026 – Warga masyarakat adat Banokeling menggelar slametan rakan sebagai penanda dimulainya pembangunan kembali lumbung padi Tani Merdeka Indonesia, Minggu (20/9/2026). Kegiatan ini sekaligus digelar dalam rangka memperingati Hari Tani Indonesia.

Selametan rakan dilaksanakan sebelum warga mulai menggali tanah. Dalam tradisi tersebut, warga menyiapkan wedang dan jajanan pasar sebagai bagian dari doa bersama untuk memohon keselamatan dan kelancaran kepada bumi yang akan menjadi tempat berdirinya bangunan.

Bagi masyarakat setempat, prosesi tersebut merupakan bentuk penghormatan sebelum memulai pekerjaan fisik. Setelah bangunan lama dibongkar, warga kemudian memulai tahapan yang disebut duduk bumi atau gali bumi secara gotong royong.

Aris Munandar, yang dikenal sebagai Mbah Roso, turut menyaksikan prosesi tersebut bersama Ritam, Bendahara Tani Merdeka Indonesia (TMI) Banokeling.

- Iklan -
Ad imageAd image

Aris mengatakan, pembangunan ini merupakan bagian dari kegiatan masyarakat adat Banokeling dan Tani Merdeka Indonesia, sekaligus menjadi bentuk kegiatan nyata dalam memperingati Hari Tani Indonesia.

“Lumbung padi ini juga bagian dari kegiatan masyarakat adat Banokeling dan Tani Merdeka,” ujar Aris.

Sebelumnya, Ketua Umum Tani Merdeka Indonesia Don Muzakir memberikan bantuan Rp 10 juta untuk mendukung rehabilitasi bangunan tersebut. Bantuan itu diharapkan mempercepat perbaikan sebelum musim hujan, sehingga hasil panen masyarakat tidak rusak akibat rembesan atau air hujan.

Dalam renovasi, bangunan direncanakan dinaikkan sekitar 60 sentimeter dari permukaan tanah untuk mengurangi risiko air masuk dan menjaga hasil panen yang disimpan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan gotong royong menggali tanah sebagai tahap awal pembangunan. Bagi warga, momentum Hari Tani Indonesia tahun ini menjadi kesempatan untuk memperkuat kembali semangat kebersamaan, pertanian, dan ketahanan pangan berbasis masyarakat.***

- Iklan -
Ad image

Share This Article
error: Content is protected !!