Program P3MD Prabowo Cetak Pemimpin BUMN Berintegritas dan Siap Bersaing Global

5 Min Read
Program P3MD Prabowo untuk calon pemimpin BUMN unggul (CC/DMnetwork)

DMNETWORK.COM — Program P3MD Prabowo menjadi langkah strategis pemerintah dalam menyiapkan generasi baru pemimpin BUMN yang profesional, berintegritas, dan memiliki daya saing global. Program yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara itu mulai dijalankan melalui pembinaan intensif terhadap 400 peserta angkatan pertama di Hambalang, Jawa Barat.

Taklimat langsung diberikan Presiden Prabowo kepada seluruh peserta sebagai bagian dari penguatan visi kepemimpinan nasional. Program Presiden untuk Pemimpin Masa Depan atau P3MD dirancang bukan sekadar pelatihan manajemen biasa, melainkan wadah pembentukan karakter calon pemimpin perusahaan negara di masa depan.

Program P3MD Prabowo Fokus Bangun SDM BUMN Berkualitas

Program P3MD Prabowo lahir di tengah tantangan global yang semakin kompleks. Pemerintah menilai transformasi BUMN tidak cukup hanya melalui modernisasi sistem dan teknologi, tetapi juga harus ditopang sumber daya manusia yang memiliki kapasitas kepemimpinan kuat.

- Iklan -
Ad imageAd image

Karena itu, peserta yang terpilih akan mendapatkan pembinaan menyeluruh mulai dari aspek kedisiplinan, kepemimpinan, kemampuan manajerial, hingga penguatan ideologi kebangsaan.

Presiden Prabowo menekankan bahwa pemimpin BUMN ke depan harus memiliki keberanian mengambil keputusan, loyalitas terhadap negara, serta komitmen menjaga kepentingan nasional di tengah kompetisi ekonomi global.

Program ini juga menjadi bagian dari visi besar pemerintah dalam memperkuat tata kelola perusahaan milik negara agar lebih profesional, transparan, dan adaptif terhadap perubahan zaman.

Seleksi Ketat dari Ribuan Kandidat Nasional

Antusiasme terhadap Program P3MD Prabowo terlihat dari tingginya jumlah pendaftar yang mencapai sekitar 6.000 orang dari berbagai perusahaan BUMN dan sektor strategis lainnya.

- Iklan -
Ad image

Dari jumlah tersebut, hanya 400 peserta yang berhasil lolos melalui tahapan seleksi ketat. Proses penyaringan dilakukan berdasarkan kompetensi, rekam jejak, kapasitas kepemimpinan, hingga kemampuan berpikir strategis.

Salah satu peserta, Zhirazzi Dimas Prasetyo dari Bank Negara Indonesia, mengaku bangga dapat menjadi bagian dari program nasional tersebut. Menurutnya, kesempatan mengikuti Program P3MD Prabowo menjadi pengalaman penting dalam pengembangan kapasitas diri sebagai calon pemimpin masa depan.

Ia juga mengungkapkan bahwa pesan Presiden Prabowo terkait pentingnya mental ideologi menjadi hal yang paling membekas selama mengikuti pembekalan di Hambalang.

Pesan tersebut dinilai relevan karena tantangan kepemimpinan masa depan tidak hanya membutuhkan kecerdasan intelektual, tetapi juga keteguhan moral dan nasionalisme.

Pendidikan Intensif Selama Sembilan Bulan

Program P3MD Prabowo berlangsung selama sembilan bulan dan dibagi dalam tiga tahapan utama. Pada fase awal, peserta menjalani pelatihan pembentukan karakter dan kedisiplinan selama tiga bulan.

Tahap ini dirancang untuk membangun mental kepemimpinan, daya tahan, kerja sama tim, serta integritas pribadi peserta. Selanjutnya, peserta mengikuti pembekalan manajerial dan strategi pengambilan keputusan di lingkungan Danantara Corporate University selama empat bulan.

Materi yang diberikan mencakup kepemimpinan strategis, tata kelola korporasi, inovasi bisnis, hingga penguatan kemampuan adaptasi terhadap dinamika ekonomi global.

Tahap terakhir diisi dengan program magang selama dua bulan di kementerian, lembaga pemerintah, serta berbagai perusahaan BUMN strategis.

Melalui pengalaman tersebut, peserta diharapkan mampu memahami tantangan nyata dalam pengelolaan perusahaan negara sekaligus memperkuat kemampuan problem solving di lapangan.

Program P3MD Prabowo Diharapkan Perkuat Daya Saing Indonesia

Peserta lain, Erlin Shofiana dari Pupuk Indonesia, menilai program ini menjadi wadah penting untuk memperkuat kualitas SDM nasional. Ia berharap program tersebut dapat terus dikawal hingga menghasilkan pemimpin BUMN sesuai harapan pemerintah.

Sementara itu, Aizna Syachkalita dari Pupuk Kalimantan Timur menilai Program P3MD Prabowo memiliki visi jangka panjang dalam membangun kemandirian bangsa melalui penguatan SDM unggul.

Pemerintah berharap program ini mampu melahirkan pemimpin BUMN yang tidak hanya sukses secara bisnis, tetapi juga memiliki orientasi pengabdian kepada masyarakat dan negara.

Di tengah persaingan ekonomi internasional, keberadaan pemimpin perusahaan negara yang adaptif, inovatif, dan berintegritas dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga daya saing Indonesia.

Program P3MD Prabowo sekaligus menjadi sinyal bahwa pembangunan sumber daya manusia kini menjadi prioritas utama pemerintah dalam menyiapkan masa depan ekonomi nasional yang lebih kuat dan berkelanjutan.(*)

Share This Article