DMNETWORK.COM – Tani Merdeka Indonesia Papua Tengah kembali menegaskan komitmennya dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat akar rumput melalui berbagai langkah nyata yang berpihak kepada rakyat kecil. Penegasan tersebut disampaikan Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Papua Tengah, Aser Yogi, sebagai bentuk pengingat bagi seluruh lembaga dan organisasi yang beraktivitas di wilayah Papua Tengah agar menjalankan fungsi sosialnya secara bertanggung jawab.
Menurut Aser Yogi, organisasi yang hadir di tengah masyarakat tidak cukup hanya mengandalkan nama besar atau atribut kelembagaan. Lebih dari itu, keberadaan sebuah lembaga harus mampu memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat, terutama kelompok yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian daerah seperti petani, peternak, nelayan, dan warga kampung.
Ia menilai masih terdapat sejumlah organisasi yang aktif membawa nama lembaga, namun belum menunjukkan kontribusi nyata terhadap kebutuhan masyarakat. Karena itu, organisasi perlu melakukan evaluasi agar kehadirannya benar-benar menjadi bagian dari solusi pembangunan daerah.
Lima Penegasan Tani Merdeka Indonesia Papua Tengah
Dalam pernyataannya, Aser Yogi menyampaikan lima poin penting yang menurutnya harus menjadi perhatian seluruh organisasi dan lembaga yang beroperasi di Papua Tengah.
- Organisasi Harus Bekerja Nyata untuk Masyarakat
Poin pertama menekankan bahwa organisasi tidak boleh hanya menjadi simbol atau identitas formal semata. Keberadaan lembaga harus diwujudkan melalui program, pendampingan, dan kegiatan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Menurut Aser Yogi, masyarakat membutuhkan organisasi yang hadir untuk membantu menyelesaikan persoalan riil di lapangan, bukan sekadar menunjukkan eksistensi tanpa kontribusi yang jelas.
- Menjaga Integritas dan Mendukung Pembangunan Daerah
Penegasan kedua berkaitan dengan pentingnya menjaga integritas organisasi. Ia mengingatkan seluruh lembaga agar tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan atau mencoreng citra pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi.
Aser Yogi menilai organisasi seharusnya menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Sinergi yang baik antara pemerintah dan organisasi masyarakat dinilai sangat penting untuk mempercepat kemajuan Papua Tengah.
- Berpihak kepada Rakyat Kecil
Dalam poin ketiga, Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Papua Tengah menyoroti pentingnya keberpihakan terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian lebih besar.
Menurutnya, petani, peternak, nelayan, dan masyarakat kampung harus menjadi fokus utama setiap organisasi yang mengklaim memperjuangkan kepentingan rakyat.
Aser Yogi menegaskan bahwa keberpihakan kepada rakyat kecil tidak boleh hanya menjadi slogan. Organisasi harus membuktikannya melalui program pemberdayaan, pendampingan usaha, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga advokasi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Pemerintah Diminta Lebih Selektif Menilai Organisasi
Poin keempat berisi pesan kepada pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten di Papua Tengah agar lebih jeli dalam melihat organisasi yang benar-benar bekerja di lapangan.
Menurut Aser Yogi, pemerintah perlu memberikan perhatian kepada lembaga yang terbukti memiliki program nyata dan berkontribusi langsung terhadap pembangunan masyarakat.
Dengan pendekatan tersebut, dukungan pemerintah dapat diarahkan kepada organisasi yang memiliki rekam jejak jelas dalam membantu masyarakat, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih luas.
Kehadiran di Tengah Masyarakat Menjadi Tolok Ukur
Pada poin kelima, Aser Yogi menegaskan bahwa ukuran keberhasilan organisasi tidak ditentukan oleh popularitas, besarnya nama lembaga, atau banyaknya atribut yang dimiliki.
Keberhasilan organisasi justru terlihat dari kemampuannya hadir di tengah masyarakat, mendengar aspirasi rakyat, serta memberikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi warga.
Baginya, organisasi yang baik adalah organisasi yang mampu membangun hubungan kuat dengan masyarakat dan secara konsisten memperjuangkan kesejahteraan bersama.
Soliditas Internal Menjadi Kunci Keberhasilan Organisasi
Sementara itu, Wakil Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Papua Tengah, Yustus Kadepa, menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan keselarasan dalam tubuh organisasi.
Menurutnya, organisasi yang sehat harus dibangun di atas komunikasi yang baik antara pengurus dan anggota. Seluruh elemen organisasi perlu memiliki visi yang sama agar program kerja dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
Yustus menjelaskan bahwa kemampuan pengurus dalam mengakomodasi aspirasi anggota menjadi faktor penting dalam menciptakan solidaritas organisasi. Dengan kekompakan tersebut, organisasi akan lebih mudah menjalankan tanggung jawab serta mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Ia juga mengingatkan bahwa seluruh pengurus dan anggota harus tetap berpegang pada aturan organisasi serta menghindari kepentingan pribadi yang berpotensi merugikan lembaga.
Komitmen Memperjuangkan Ekonomi Kerakyatan
Sebagai organisasi yang lahir untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat, khususnya petani, Tani Merdeka Indonesia Papua Tengah menegaskan akan terus menjaga marwah organisasi dan memperkuat peran sosialnya di tengah masyarakat.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai upaya pemberdayaan masyarakat serta penguatan ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan. Organisasi ini berharap seluruh lembaga yang ada di Papua Tengah dapat menempatkan kepentingan rakyat sebagai prioritas utama dalam setiap kebijakan dan langkah yang diambil.
Bagi Aser Yogi, nama besar organisasi tidak dibangun melalui spanduk, atribut, maupun jabatan. Reputasi sebuah lembaga lahir dari kerja nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Karena itu, Tani Merdeka Indonesia Papua Tengah menegaskan akan terus hadir bersama rakyat kecil, memperkuat solidaritas internal, dan memastikan setiap langkah perjuangan tetap berpihak pada kesejahteraan masyarakat sebagai tujuan utama organisasi.(*)