DMNETWORK.COM — Prakiraan Cuaca BMKG Selasa Ini menunjukkan sebagian besar wilayah Indonesia berpotensi mengalami hujan dengan intensitas beragam pada Selasa, 26 Mei 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi kondisi cuaca basah akan mendominasi kawasan barat hingga timur Indonesia, mulai dari hujan ringan hingga hujan yang disertai petir.
Kondisi atmosfer yang berubah cepat dalam beberapa hari terakhir membuat masyarakat diminta lebih waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. Selain memengaruhi aktivitas harian, hujan lebat yang terjadi di sejumlah kota besar juga diperkirakan berdampak terhadap mobilitas warga, terutama di kawasan perkotaan dengan tingkat kepadatan tinggi.
Prakiraan Cuaca BMKG Selasa Ini Sebut Potensi Hujan Petir
Prakirawan BMKG M. Rizky menyampaikan potensi hujan disertai petir diprediksi terjadi di beberapa wilayah Indonesia bagian barat. Kota-kota yang masuk dalam kategori waspada cuaca ekstrem antara lain Tanjungpinang, Palembang, dan Pontianak.
Menurut BMKG, kondisi tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya aktivitas pembentukan awan hujan di sejumlah wilayah yang menyebabkan curah hujan berpotensi lebih tinggi dibanding hari sebelumnya.
“Untuk wilayah barat Indonesia terdapat potensi hujan disertai petir di Tanjungpinang, Palembang, dan Pontianak,” ujar Rizky dalam siaran prakiraan cuaca yang disampaikan di Jakarta.
Selain itu, BMKG juga memperkirakan hujan dengan intensitas sedang berpotensi terjadi di Serang dan Jakarta sepanjang hari. Situasi tersebut dinilai perlu diantisipasi karena dapat memicu genangan air di sejumlah titik rawan banjir, khususnya saat jam sibuk aktivitas masyarakat.
Hujan Ringan Diprediksi Mendominasi Banyak Wilayah
Sementara itu, Prakiraan Cuaca BMKG Selasa Ini juga menunjukkan hujan ringan akan mendominasi berbagai daerah di Indonesia bagian barat dan tengah. Wilayah yang diperkirakan mengalami hujan ringan antara lain Banda Aceh, Medan, Bengkulu, Bandar Lampung, Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya.
Tidak hanya di Pulau Jawa dan Sumatra, kondisi serupa juga diprediksi terjadi di beberapa wilayah Kalimantan seperti Tanjung Selor, Palangka Raya, dan Samarinda.
BMKG menilai pola hujan ringan tersebut dipicu kelembapan udara yang masih cukup tinggi di sejumlah kawasan Indonesia. Meski tidak termasuk kategori ekstrem, hujan ringan yang turun secara terus-menerus tetap dapat mengganggu aktivitas masyarakat, terutama pengguna kendaraan roda dua dan pelaku perjalanan jarak jauh.
Masyarakat juga diminta tetap memperhatikan kondisi lingkungan sekitar guna mengantisipasi potensi pohon tumbang atau jalan licin akibat hujan yang berlangsung pada siang hingga malam hari.
Wilayah Berawan Tebal dan Berkabut Perlu Diwaspadai
Selain hujan, BMKG turut memprakirakan cuaca berawan tebal terjadi di Pekanbaru, Pangkalpinang, dan Banjarmasin. Kondisi tersebut diperkirakan membuat suhu udara terasa lebih lembap dibanding hari-hari sebelumnya.
Di sisi lain, wilayah Padang diprediksi mengalami kondisi asap atau kabut yang berpotensi mengurangi jarak pandang. Sementara udara kabur diperkirakan terjadi di Jambi.
Fenomena cuaca tersebut dinilai dapat memengaruhi aktivitas penerbangan maupun perjalanan darat, terutama pada pagi dan malam hari ketika tingkat kelembapan udara meningkat.
BMKG mengimbau masyarakat yang hendak melakukan perjalanan agar memantau kondisi cuaca secara berkala untuk menghindari risiko gangguan perjalanan akibat perubahan cuaca mendadak.
Prakiraan Cuaca BMKG Selasa Ini untuk Wilayah Timur Indonesia
Untuk kawasan timur Indonesia, BMKG memprediksi hujan ringan masih akan mendominasi sejumlah wilayah seperti Denpasar, Mataram, sebagian besar Sulawesi, Ternate, Ambon, hingga sebagian besar Papua.
Sementara itu, Kupang diprakirakan mengalami cuaca berawan tebal sepanjang hari. Meski tidak seluruh wilayah mengalami hujan lebat, BMKG tetap meminta masyarakat di Indonesia timur meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Menurut BMKG, dinamika atmosfer di wilayah timur Indonesia masih cukup aktif sehingga pembentukan awan hujan berpotensi terjadi pada siang hingga malam hari.
BMKG menegaskan bahwa prakiraan cuaca yang disampaikan merupakan gambaran umum kondisi atmosfer dan dapat berubah mengikuti perkembangan cuaca terbaru.
Karena itu, masyarakat disarankan terus memantau informasi resmi melalui aplikasi Info BMKG maupun media sosial resmi BMKG agar mendapatkan pembaruan cuaca yang lebih akurat dan terkini.
Kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem dinilai penting untuk meminimalkan risiko gangguan aktivitas, terutama bagi masyarakat yang bekerja di luar ruangan, pengguna transportasi umum, hingga nelayan dan pelaku perjalanan.
Dengan potensi hujan yang masih mendominasi berbagai wilayah Indonesia, masyarakat diimbau menjaga kesehatan serta memastikan saluran air di lingkungan tetap bersih agar tidak terjadi genangan saat hujan turun.(*)