MAGELANG, DMNETWORK – Di tengah kebiasaan anak muda yang semakin akrab dengan telepon pintar, Safrudin memilih menghadirkan ruang pertemuan yang berbeda.
Melalui Kafe Log-In di Dusun Banar, Sawitan, Kabupaten Magelang, ia membuka panggung bagi komunitas musik untuk berkumpul, bersilaturahmi, dan menikmati hiburan secara langsung.
Sabtu (27/6/2026) malam, kafe tersebut dipenuhi ratusan penikmat musik reggae. Grup musik gabungan dari Magelang dan Sleman membawakan lagu-lagu reggae lawas hingga karya-karya yang lebih mutakhir. Suasana hangat tercipta ketika para pengunjung bernyanyi bersama dan menikmati penampilan para musisi.
Menurut Safrudin, seluruh pertunjukan diselenggarakan tanpa memungut biaya masuk. Siapa pun dapat datang dan menikmati musik secara gratis. Ia mengatakan, konsep tersebut sengaja dipilih agar masyarakat memiliki ruang hiburan yang terbuka bagi semua kalangan.
“Acara ini gratis. Pengunjung cukup datang menikmati musik. Biasanya mereka sambil membeli makanan atau minuman yang tersedia di kafe,” ujar Safrudin.
Ia menuturkan, pertunjukan reggae kali ini merupakan awal dari rangkaian kegiatan musik yang akan rutin digelar di Kafe Log-In. Sedikitnya tiga kali dalam setahun, panggung musik komunitas akan diselenggarakan dengan tema yang berbeda-beda. Bahkan, menurutnya, kegiatan serupa sebenarnya berpeluang digelar setiap malam Minggu apabila jadwal para musisi dan komunitas memungkinkan.
Bagi Safrudin, Kafe Log-In bukan sekadar tempat usaha, melainkan ruang berkumpul bagi kawula muda. Melalui berbagai tema pertunjukan musik, ia berharap komunitas dapat terus menjalin silaturahmi, menyalurkan kreativitas, sekaligus menghadirkan hiburan yang positif di tengah masyarakat.
“Malam ini temanya reggae. Ke depan bisa saja tema musik lain. Yang terpenting, tempat ini menjadi ruang bagi anak-anak muda untuk berkumpul dan saling mengenal,” katanya.
Safrudin yang tinggal di kawasan Borobudur menilai kebutuhan anak muda terhadap ruang interaksi langsung semakin penting. Menurutnya, hiburan yang menghadirkan pertemuan antarmanusia dapat menjadi penyeimbang di tengah tingginya intensitas penggunaan gawai dalam kehidupan sehari-hari.
“Anak-anak muda sekarang butuh hiburan di luar bermain telepon genggam. Mereka perlu ruang untuk bertemu, bercengkerama, menikmati musik, dan membangun pertemanan secara langsung,” ujarnya.
Melalui konsep tersebut, Kafe Log-In berupaya menghadirkan bukan hanya tempat menikmati sajian makanan dan minuman, tetapi juga ruang budaya yang mempertemukan komunitas musik dan masyarakat dalam suasana yang hangat dan terbuka. (Rist)