
Melalui pembagian bibit ini, kami ingin mengajak masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan untuk menanam kebutuhan pangan sendiri
MAGELANG, DMNETWORK – Stan Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kota Magelang menjadi salah satu pusat perhatian pengunjung dalam gelaran Magelang Fair 2026 di kawasan Alun-alun Kota Magelang, Minggu (12/7/2026). Ratusan bibit hortikultura yang dibagikan secara gratis kepada masyarakat habis dalam waktu singkat.
Bergabung bersama stan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Magelang, TMI Kota Magelang membagikan bibit cabai dan bibit terong yang siap tanam sebagai bagian dari edukasi sekaligus ajakan kepada masyarakat untuk mulai memanfaatkan pekarangan rumah.
Sebanyak lima tray bibit cabai dan lima tray bibit terong ludes diserbu pengunjung. Dalam satu tray rata-rata terdapat sekitar 250 bibit, sehingga total sekitar 2.500 bibit berhasil dibagikan kepada masyarakat.
Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kota Magelang, Sri Sumirat, mengatakan tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa minat untuk menanam tanaman pangan di lingkungan rumah masih sangat besar.
“Melalui pembagian bibit ini, kami ingin mengajak masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan untuk menanam kebutuhan pangan sendiri. Selain dapat mengurangi pengeluaran rumah tangga, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan dari tingkat keluarga,” ujar Sri Sumirat.
Ia menambahkan, keikutsertaan TMI dalam Magelang Fair bukan sekadar mengikuti pameran, tetapi menjadi sarana mendekatkan organisasi kepada masyarakat melalui kegiatan yang memberikan manfaat langsung.

“Kami ingin Tani Merdeka Indonesia hadir bukan hanya dalam kegiatan seremonial, tetapi benar-benar memberikan manfaat nyata. Harapan kami, bibit yang dibawa pulang hari ini dapat tumbuh dan menghasilkan untuk keluarga masing-masing,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, Sri Sumirat didampingi sejumlah anggota TMI, salah satunya Anna yang turut melayani pengunjung di stan pameran.
Anna mengatakan TMI Kota Magelang sudah beberapa kali berpartisipasi dalam berbagai kegiatan pameran yang diselenggarakan di kawasan Alun-alun Kota Magelang.
“Kami memang cukup rutin mengikuti berbagai event pameran di Alun-alun. Setiap kegiatan selalu mendapat sambutan yang baik dari masyarakat, terutama ketika kami menghadirkan program pembagian bibit tanaman dan edukasi pertanian,” ujarnya.
Magelang Fair 2026 sendiri berlangsung sejak Rabu (8/7/2026) di kawasan Alun-alun Kota Magelang. Pameran tahunan yang sebelumnya dikenal sebagai Pasar Raya Magelang itu menghadirkan berbagai stan UMKM, festival kuliner, pelayanan publik, sosialisasi program pemerintah, hingga panggung hiburan dan seni budaya.
Selain Magelang Fair, kawasan Magelang pada Minggu ini juga diramaikan sejumlah agenda besar lainnya, di antaranya Sucorwave Taruna Nusantara Run 2026 serta hari terakhir pelaksanaan Festival Lima Gunung ke-25 di Kecamatan Pakis, sehingga menjadi magnet bagi ribuan masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke Magelang.