DPD Tani Merdeka Palangka Raya Siaga Bantu Pemadaman Karhutla

3 Min Read
Berjibaku memadamkan api, DPD TMI Palangka Raya (foto: DMNetwork)

Bagi DPD TMI Kota Palangka Raya, keterlibatan tersebut bukan semata-mata soal memadamkan api. Ada kepentingan yang lebih besar, yakni menjaga lingkungan dan kualitas udara yang menjadi hak bersama masyarakat.

PALANGKA RAYA, DMNetwork — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi persoalan serius di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Di tengah meningkatnya kejadian kebakaran dan kepungan asap, berbagai unsur masyarakat turut bergerak membantu upaya pemadaman dan pencegahan meluasnya api.

DPD Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kota Palangka Raya menyatakan berada dalam kondisi siaga untuk membantu secara swadaya penanganan karhutla di wilayah kota.

“Terus siaga untuk membantu swadaya pemadaman karhutla di Kota Palangka Raya. Kami berjibaku memadamkan api demi udara yang sehat,” demikian pernyataan DPD TMI Kota Palangka Raya.

Kondisi tersebut sejalan dengan situasi karhutla Palangka Raya yang dalam beberapa pekan terakhir terus mendapat perhatian serius. Data Pemerintah Kota Palangka Raya menunjukkan sejak penetapan status siaga karhutla pada 1 Juni 2026, jumlah kejadian kebakaran telah mencapai ratusan kasus.

- Iklan -
Ad imageAd image

Pada 26 Agustus 2026, data BPBD Kota Palangka Raya mencatat 352 kejadian karhutla dengan luas lahan terbakar mencapai 434,6 hektare. Pemadaman dilakukan di sejumlah wilayah, termasuk Kelurahan Panarung dan kawasan lainnya.

Kondisi lapangan juga tidak selalu mudah. Di sejumlah lokasi, petugas menghadapi keterbatasan sumber air sehingga pemadaman membutuhkan upaya lebih besar dan dukungan lintas sektor.

Pemerintah pun memperkuat operasi terpadu penanganan karhutla. Di tingkat masyarakat, keterlibatan relawan dan organisasi sosial menjadi bagian penting untuk membantu mencegah api meluas, dengan tetap mengutamakan keselamatan serta berkoordinasi dengan petugas yang berwenang.

Bagi DPD TMI Kota Palangka Raya, keterlibatan tersebut bukan semata-mata soal memadamkan api. Ada kepentingan yang lebih besar, yakni menjaga lingkungan dan kualitas udara yang menjadi hak bersama masyarakat.

“Semangat selalu. Segala tindakan kecil yang kita lakukan akan berdampak nyata,” demikian pesan DPD TMI Kota Palangka Raya.

- Iklan -
Ad image

Di tengah asap yang menyelimuti sebagian wilayah Palangka Raya, kalimat itu menemukan maknanya sendiri: bahwa menjaga lingkungan tidak selalu dimulai dari tindakan besar. Kadang, ia dimulai dari seseorang yang bersedia turun ke lapangan, membawa peralatan seadanya, dan membantu memadamkan api sebelum menjalar lebih jauh. ***

Share This Article
error: Content is protected !!