PURWOREJO, DMNETWORK – Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia (TMI) se-Karesidenan Kedu menyepakati pembentukan kepengurusan Koordinator Wilayah (Korwil) Kedu dalam pertemuan koordinasi yang digelar di Rumah Makan Satu Satu, Kabupaten Purworejo, Sabtu (13/6/2026).
Pertemuan tersebut dihadiri para ketua DPD TMI dari wilayah Karesidenan Kedu yang meliputi Kabupaten Magelang, Kota Magelang, Temanggung, Wonosobo, Kebumen, dan Purworejo. Selain membahas penguatan organisasi, forum juga menghasilkan sejumlah keputusan strategis untuk memperkuat konsolidasi antarwilayah.
Dalam forum tersebut, peserta menyepakati bahwa pertemuan Korwil Kedu akan dilaksanakan secara rutin setiap dua bulan sekali sebagai sarana koordinasi, evaluasi program, dan penguatan jaringan organisasi hingga tingkat kecamatan.
Untuk mendukung kegiatan tersebut, masing-masing DPD sepakat memberikan kontribusi sebesar Rp300.000 pada setiap pertemuan. Dari jumlah tersebut, Rp200.000 dialokasikan untuk membantu tuan rumah penyelenggara kegiatan, sedangkan Rp100.000 dimasukkan ke dalam kas Korwil Kedu.
Forum juga menetapkan susunan kepengurusan Korwil Kedu. Ketua Korwil dipercayakan kepada Parjono dari Kabupaten Kebumen. Jabatan wakil ketua akan diisi secara kolektif oleh para ketua DPD se-Karesidenan Kedu. Sementara itu, posisi sekretaris dijabat Firman dari Temanggung, bendahara dipercayakan kepada Joko dari Temanggung, dan bidang media diamanahkan kepada Cici dari Kota Magelang bersama Aris dari Kabupaten Magelang.
Selain pembentukan struktur kepengurusan, para peserta menyepakati pola kegiatan dalam setiap pertemuan Korwil. Agenda utama akan berupa konsolidasi antara pengurus DPD dan pengurus kecamatan (Korcam) di wilayah yang menjadi tuan rumah. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang untuk memperkuat semangat kader, mempererat komunikasi organisasi, serta menyamakan arah gerak Tani Merdeka Indonesia di wilayah Kedu.
Dalam bidang komunikasi publik, Korwil Kedu juga berencana membentuk dan mengelola media sosial bersama, meliputi Facebook, Instagram, dan TikTok. Langkah ini dinilai penting untuk memperluas jangkauan informasi organisasi sekaligus menjadi sarana edukasi dan publikasi kegiatan TMI kepada masyarakat.
Pertemuan juga menetapkan bahwa agenda konsolidasi berikutnya akan digelar pada Agustus 2026 di Kabupaten Kebumen. Seluruh pertemuan Korwil Kedu disepakati berlangsung setiap hari Sabtu agar tidak mengganggu aktivitas para pengurus dan anggota.
Selain itu, forum memutuskan bahwa apabila terdapat kegiatan Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Tani Merdeka Indonesia di salah satu daerah dalam wilayah Karesidenan Kedu, maka seluruh pengurus DPD di kawasan tersebut diharapkan hadir dan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan.
Sebagai bagian dari penguatan kelembagaan dan pemberdayaan anggota, peserta rapat juga mulai membahas rencana pembentukan wadah ekonomi bersama dalam bentuk yayasan maupun koperasi yang dapat menjadi sarana pengembangan program organisasi di masa mendatang.
Pertemuan berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan diharapkan menjadi titik awal penguatan sinergi antar-DPD Tani Merdeka Indonesia di wilayah Karesidenan Kedu. (Rist)