Koperasi Merah Putih Wates Didorong Jadi Pusat Kulakan Warung Kecil, Bukan Pesaing Usaha Rakyat
MAGELANG, DMNETWORK – Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Wates, Kota Magelang, menegaskan keberadaannya tidak ditujukan untuk bersaing dengan warung-warung kecil di lingkungan sekitar. Sebaliknya, koperasi tersebut diposisikan sebagai pusat kulakan yang dapat membantu pelaku usaha kecil memperoleh barang dengan harga yang lebih terjangkau.
Ketua Koperasi Merah Putih Kelurahan Wates, Edy Susanto, mengatakan sejak awal koperasi dibangun dengan semangat memperkuat ekonomi masyarakat tanpa mengganggu keberlangsungan usaha kecil yang telah lebih dahulu berkembang.
“Kami ingin koperasi ini menjadi tempat kulakan bagi pemilik warung-warung di sekitar dengan harga yang lebih murah,” ujar Edy saat mendampingi kunjungan Inspektur Jenderal TNI Laksamana Madya Hersan di Kota Magelang, Sabtu (13/6/2026).
Menurut Edy, respons masyarakat terhadap keberadaan koperasi cukup positif. Pada dua hari pertama setelah resmi dibuka pada 13 Mei 2026, nilai transaksi penjualan tercatat mencapai sekitar Rp 6 juta.
Namun, aktivitas transaksi sempat mengalami penurunan karena operasional koperasi berhenti sementara. Kondisi tersebut terjadi akibat proses sinkronisasi distribusi barang antara penyedia barang dan PT Agrinas.
Selain itu, koperasi masih menghadapi tantangan berupa belum lengkapnya ketersediaan sejumlah kebutuhan pokok yang dicari masyarakat. Untuk mengatasi hal tersebut, pengurus terus melakukan pendataan kebutuhan warga dan berkoordinasi dengan PT Agrinas sebagai mitra penyedia barang.
“Sebenarnya koperasi ini sudah ditunggu masyarakat. Yang penting koperasi dikelola dengan baik dan kebutuhan barang tersedia secara lengkap,” kata Edy.
Di sisi lain, keberadaan Koperasi Merah Putih mulai dirasakan manfaatnya oleh warga. Wati, warga Kedungsari, mengaku memilih berbelanja di koperasi tersebut karena lokasinya dekat dari rumah dan menawarkan harga yang kompetitif.
“Koperasi ini bisa menjadi tujuan ibu-ibu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.
Sementara itu, Inspektur Jenderal TNI Laksamana Madya Hersan mengatakan kunjungannya ke Koperasi Merah Putih Wates bertujuan memantau perkembangan program setelah peluncurannya oleh Prabowo Subianto pada 13 Mei 2026.
Menurut Hersan, konsep koperasi sebagai pusat distribusi dan kulakan bagi warung kecil memiliki potensi untuk memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Ia mengakui ketersediaan barang di Koperasi Merah Putih Wates saat ini belum sepenuhnya lengkap. Namun, kebutuhan tersebut dipastikan akan segera dipenuhi melalui koordinasi dengan sebagai penyedia barang.
Dengan penguatan pasokan dan dukungan berbagai pihak, Koperasi Merah Putih Wates diharapkan dapat berkembang menjadi pusat distribusi kebutuhan pokok yang mampu mendukung usaha kecil sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. (grs)