Prabowo Sambut Forum Bisnis RI-Prancis, Dorong Investasi Strategis dan Kerja Sama Global

5 Min Read
Presiden Prabowo Subianto dan Emmanuel Macron membahas forum bisnis RI-Prancis di Istana Élysée Paris (cc/DMnetwork)

DMNETWORK.COM – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyambut positif pembentukan France-Indonesia High Level Business Council atau forum bisnis tingkat tinggi Indonesia-Prancis sebagai langkah strategis untuk memperkuat hubungan ekonomi kedua negara.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Prabowo usai menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Élysée, Paris, Rabu (28/5/2026).

Pembentukan forum bisnis RI-Prancis tersebut dinilai menjadi momentum penting untuk memperluas investasi, memperkuat hubungan perdagangan, sekaligus meningkatkan keterlibatan perusahaan-perusahaan Prancis dalam pembangunan ekonomi Indonesia.

Dalam keterangannya, Prabowo mengapresiasi dukungan Presiden Macron yang dinilai aktif mendorong percepatan berbagai bentuk kerja sama strategis antara Indonesia dan Prancis.

- Iklan -
Ad imageAd image

Menurut Prabowo, hubungan kedua negara saat ini terus berkembang secara positif, baik dalam sektor ekonomi, investasi, pendidikan, pertahanan, hingga teknologi dan energi bersih.

“Kami berterima kasih atas dukungan Presiden Macron untuk mempercepat perkembangan kerja sama ini. Kita ingin meningkatkan kerja sama, termasuk investasi di kedua negara. Saya sangat gembira dan menyambut baik pembentukan France-Indonesia High Level Business Council,” ujar Prabowo.

Presiden RI menilai forum bisnis tingkat tinggi tersebut akan menjadi wadah penting untuk mempertemukan pelaku usaha, investor, serta pemangku kepentingan strategis dari kedua negara.

Dengan adanya forum tersebut, Indonesia berharap hubungan bisnis dan investasi dengan Prancis dapat tumbuh lebih kuat, konkret, dan berkelanjutan.

Prabowo juga menekankan bahwa partisipasi perusahaan-perusahaan Prancis dalam pembangunan ekonomi nasional memiliki kontribusi penting terhadap pengembangan berbagai sektor strategis di Indonesia.

- Iklan -
Ad image

Ia menyebut pemerintah Indonesia menyambut baik kehadiran investor dan pelaku usaha Prancis yang selama ini aktif menjalin kerja sama dengan Indonesia.

“Ini saya kira sangat penting, dan kami menyambut gembira partisipasi serta kehadiran perusahaan-perusahaan Prancis yang terus berkontribusi dalam perekonomian Indonesia,” lanjutnya.

Dalam beberapa tahun terakhir, hubungan ekonomi Indonesia dan Prancis memang menunjukkan tren yang semakin positif. Sejumlah perusahaan asal Prancis diketahui telah berinvestasi di berbagai sektor seperti energi, transportasi, infrastruktur, teknologi, manufaktur, hingga industri pertahanan.

Pemerintah Indonesia berharap pembentukan forum bisnis RI-Prancis dapat mempercepat realisasi berbagai proyek investasi strategis yang memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.

Selain membahas kerja sama ekonomi dan investasi, pertemuan antara Prabowo dan Macron juga menyoroti pentingnya memperkuat kolaborasi internasional di tengah kondisi global yang penuh ketidakpastian.

Presiden Prabowo menilai perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi membuat dunia semakin terhubung sehingga negara-negara di dunia perlu memperkuat kerja sama dibanding memperbesar konflik.

Menurutnya, peperangan dan ketegangan geopolitik tidak lagi memberikan manfaat bagi masyarakat global di era modern seperti saat ini.

Karena itu, Indonesia terus mendorong pendekatan diplomasi dan kerja sama internasional sebagai jalan untuk menjaga stabilitas global dan pertumbuhan ekonomi dunia.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyampaikan optimismenya terhadap terjalinnya Comprehensive Strategic Partnership antara Indonesia dan Prancis.

Ia menilai kemitraan strategis komprehensif tersebut menjadi fondasi penting untuk memperkuat hubungan bilateral kedua negara dalam jangka panjang.

“Kami sangat gembira karena kini kita telah memiliki Comprehensive Strategic Partnership. Tentunya, ke depan kita ingin melihat kerja sama yang lebih konkret, lebih seimbang, dan lebih berdampak,” jelas Prabowo.

Presiden menambahkan bahwa hubungan Indonesia dan Prancis saat ini tidak hanya berfokus pada kerja sama ekonomi semata, tetapi juga mencakup sektor strategis lain yang memiliki dampak luas bagi kedua negara.

Dalam pertemuan bilateral itu, kedua kepala negara turut membahas sejumlah agenda prioritas yang akan menjadi fokus kerja sama ke depan.

Beberapa isu strategis yang menjadi pembahasan meliputi kerja sama pertahanan, pengembangan energi bersih, pendidikan tinggi, riset dan teknologi, hingga implementasi perjanjian perdagangan Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement atau IEU-CEPA.

Pemerintah Indonesia memandang penyelesaian IEU-CEPA sebagai langkah penting untuk memperluas akses pasar produk nasional ke kawasan Eropa sekaligus meningkatkan daya saing investasi Indonesia di tingkat global.

Kerja sama di bidang energi bersih dan teknologi juga menjadi perhatian utama kedua negara seiring meningkatnya kebutuhan transisi energi dan pengembangan industri berkelanjutan.

Prabowo menegaskan Indonesia terbuka terhadap kolaborasi internasional yang mampu memberikan manfaat nyata bagi pembangunan nasional dan kesejahteraan masyarakat.

Pertemuan bilateral di Paris tersebut sekaligus memperlihatkan semakin eratnya hubungan diplomatik Indonesia dan Prancis di tengah dinamika geopolitik global yang terus berkembang.

Dengan pembentukan forum bisnis RI-Prancis, pemerintah berharap hubungan ekonomi kedua negara semakin kuat dan mampu membuka peluang investasi baru yang berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa mendatang.(*)

Share This Article