Prabowo Sambut PM Thailand Anutin Charnvirakul, Indonesia dan Thailand Perkuat Kemitraan Strategis

4 Min Read
Prabowo Sambut PM Thailand Anutin dengan Upacara Kenegaraan, Perkuat Kemitraan Strategis 2026–2030( dok Istimewa)

DMNETWORK.COM – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyambut kunjungan resmi Perdana Menteri (PM) Thailand Anutin Charnvirakul melalui upacara kenegaraan di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (3/8/2026). Penyambutan yang berlangsung khidmat tersebut menjadi simbol semakin eratnya hubungan bilateral kedua negara sekaligus membuka babak baru kerja sama strategis Indonesia dan Thailand.

Kunjungan Anutin Charnvirakul memiliki arti penting karena merupakan lawatan resmi pertamanya ke Indonesia sejak dilantik sebagai Perdana Menteri ke-32 Thailand pada September 2025. Selain itu, kunjungan ini menjadi yang pertama dilakukan oleh seorang perdana menteri Thailand ke Indonesia dalam kurun waktu 15 tahun terakhir.

Rangkaian penyambutan dimulai sejak rombongan PM Anutin bertolak dari Bandara Halim Perdanakusuma menuju Istana Merdeka. Iring-iringan kendaraan mendapat pengawalan pasukan berkuda dan motoris saat melintasi kawasan Monumen Nasional (Monas).

Sepanjang perjalanan menuju Istana Merdeka, ratusan pelajar tampak berbaris sambil mengibarkan bendera Indonesia dan Thailand. Kehadiran mereka menambah semarak suasana penyambutan, sementara PM Anutin terlihat melambaikan tangan dan menyapa para siswa dari dalam kendaraan.

- Iklan -
Ad imageAd image

Setibanya di Istana Merdeka, Presiden Prabowo Subianto menyambut langsung PM Anutin. Kedua pemimpin berjabat tangan hangat sebelum mengikuti prosesi upacara kenegaraan yang menjadi tradisi penyambutan tamu negara.

Sebagai bagian dari penghormatan kepada tamu negara, PM Anutin disuguhi penampilan Tari Jaipongan Klasik Sekar Sahitya Ayu dari Jawa Barat. Setelah itu, kedua pemimpin menuju beranda depan Istana Merdeka untuk mengikuti upacara resmi.

Prosesi diawali dengan dikumandangkannya lagu kebangsaan Thailand, kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Suasana berlangsung khidmat dengan penghormatan dari pasukan kehormatan yang berjajar di halaman istana.

Usai prosesi tersebut, Presiden Prabowo bersama PM Anutin melakukan pemeriksaan pasukan kehormatan sebelum melanjutkan agenda perkenalan delegasi dari masing-masing negara.

Presiden Prabowo memperkenalkan jajaran delegasi Indonesia yang hadir, antara lain Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, Kepala BP BUMN Dony Oskaria, serta Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.

- Iklan -
Ad image

Selanjutnya, PM Anutin memperkenalkan para anggota delegasi Thailand yang mendampinginya dalam kunjungan resmi tersebut.

Rangkaian penyambutan diakhiri dengan sesi foto bersama di dalam Istana Merdeka. PM Anutin juga menandatangani buku tamu kenegaraan sebagai bagian dari tradisi diplomatik dalam setiap kunjungan resmi kepala pemerintahan negara sahabat.

Agenda utama kunjungan ini adalah pertemuan bilateral antara Presiden Prabowo dan PM Anutin untuk membahas penguatan hubungan kedua negara di berbagai sektor.

Dalam kesempatan tersebut, kedua pemimpin dijadwalkan meluncurkan Peta Jalan Kemitraan Strategis Indonesia–Thailand 2026–2030, yang akan menjadi pedoman kerja sama bilateral selama lima tahun mendatang.

Dokumen tersebut mencakup tiga bidang utama, yakni penguatan kerja sama di sektor keamanan, pembangunan ekonomi, serta pengembangan hubungan sosial dan budaya.

Melalui peluncuran peta jalan tersebut, Indonesia dan Thailand diharapkan dapat memperluas kolaborasi di berbagai bidang strategis, termasuk perdagangan, investasi, ketahanan pangan, pendidikan, hingga penguatan hubungan antarmasyarakat.

Kunjungan resmi PM Anutin Charnvirakul sekaligus menegaskan komitmen Indonesia dan Thailand untuk terus memperkuat kemitraan strategis sebagai dua negara penting di kawasan Asia Tenggara. Kerja sama yang semakin erat diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi kedua negara sekaligus memperkuat stabilitas dan pertumbuhan kawasan ASEAN.(*)

Share This Article
error: Content is protected !!