Sambutan Megah di Paris, Kunjungan Prabowo ke Prancis Disertai Pengawalan Militer Kehormatan

5 Min Read
Presiden Prabowo Subianto mengikuti upacara penyambutan kenegaraan saat kunjungan ke Prancis di Les Invalides Paris (cc/DMnetwork)

DMNETWORK.COM – Kunjungan Prabowo ke Prancis mendapat sambutan kenegaraan yang berlangsung khidmat dan penuh penghormatan dari Pemerintah Prancis di Les Invalides, Paris, Kamis (28/5/2026) waktu setempat.

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tiba di kompleks bersejarah tersebut sekitar pukul 15.30 waktu Paris. Kedatangannya menandai agenda penting dalam hubungan diplomatik Indonesia dan Prancis yang selama ini terus berkembang di berbagai sektor strategis.

Dalam prosesi penyambutan resmi itu, Presiden Prabowo tampak mengenakan setelan jas abu-abu dipadukan dengan peci hitam khas Indonesia. Kehadiran Presiden RI langsung disambut Perdana Menteri Prancis, Sébastien Lecornu, yang mewakili Pemerintah Prancis dalam seremoni kehormatan tersebut.

Suasana upacara berlangsung tertib dan penuh simbol diplomasi antarnegara. Presiden Prabowo berdiri tegak memberikan penghormatan kepada bendera Merah Putih dan bendera Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan di halaman Les Invalides.

- Iklan -
Ad imageAd image

Setelah lagu kebangsaan Indonesia selesai dimainkan, prosesi dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. Momen tersebut menjadi simbol penghormatan kedua negara dalam mempererat hubungan bilateral yang telah terjalin selama puluhan tahun.

Kunjungan Prabowo ke Prancis kali ini juga menjadi sorotan publik internasional karena dilakukan dalam momentum penting kerja sama strategis di bidang pertahanan, investasi, pendidikan, dan teknologi.

Usai prosesi lagu kebangsaan, Presiden Prabowo memperkenalkan delegasi Indonesia yang turut mendampingi dalam lawatan kenegaraan tersebut. Delegasi itu terdiri dari sejumlah pejabat tinggi negara dan tokoh penting yang selama ini terlibat dalam kerja sama bilateral Indonesia-Prancis.

Turut hadir mendampingi Presiden RI yakni putra Presiden Prabowo, Didit Hediprasetyo, Menteri Luar Negeri Sugiono, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Investasi Rosan Roeslani, serta Duta Besar Republik Indonesia untuk Prancis Mohamad Oemar.

Kehadiran para menteri dalam rombongan dinilai menunjukkan fokus pemerintah Indonesia dalam memperluas hubungan kerja sama lintas sektor dengan Prancis, terutama di bidang investasi, pendidikan tinggi, teknologi, dan pengembangan industri strategis.

- Iklan -
Ad image

Setelah sesi pengenalan delegasi selesai, Presiden Prabowo melanjutkan agenda dengan menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melakukan inspeksi pasukan kehormatan.

Dari atas kendaraan tersebut, Presiden RI memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berdiri rapi di area upacara. Prosesi inspeksi berlangsung penuh penghormatan dan menjadi salah satu bagian penting dalam tradisi penyambutan kepala negara di Prancis.

Pasukan kehormatan Prancis tampil dengan formasi lengkap dan disiplin tinggi selama upacara berlangsung. Kehadiran militer kehormatan tersebut memperlihatkan penghargaan besar Pemerintah Prancis terhadap kunjungan Presiden Indonesia.

Setelah menyelesaikan inspeksi pasukan, iring-iringan kendaraan Presiden RI melanjutkan perjalanan menuju Istana Élysée, Paris.

Perjalanan menuju pusat pemerintahan Prancis itu mendapat pengawalan istimewa dari aparat keamanan setempat. Sebanyak 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis turut mengawal perjalanan Presiden Prabowo menuju lokasi pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron.

Pengawalan meriah tersebut menjadi perhatian masyarakat dan media internasional yang menyaksikan langsung prosesi kenegaraan di pusat Kota Paris.

Istana Élysée sendiri merupakan kediaman resmi Presiden Prancis sekaligus pusat berbagai agenda diplomatik penting negara tersebut. Di lokasi itu, Presiden Prabowo dijadwalkan melakukan pertemuan resmi dengan Presiden Emmanuel Macron.

Pertemuan kedua kepala negara diperkirakan membahas berbagai isu strategis, mulai dari kerja sama pertahanan, investasi, energi, pendidikan, hingga penguatan hubungan ekonomi kedua negara.

Prancis selama ini menjadi salah satu mitra penting Indonesia di kawasan Eropa. Hubungan bilateral kedua negara terus berkembang, termasuk dalam sektor industri pertahanan dan pengembangan teknologi modern.

Kunjungan Prabowo ke Prancis juga dinilai sebagai bagian dari upaya memperkuat posisi Indonesia di kancah global melalui diplomasi aktif dan kerja sama internasional yang saling menguntungkan.

Selain agenda diplomatik, lawatan tersebut turut memperlihatkan komitmen Indonesia dalam membangun hubungan jangka panjang dengan negara-negara mitra strategis di Eropa.

Momentum penyambutan resmi di Les Invalides pun menjadi simbol eratnya hubungan persahabatan Indonesia dan Prancis yang terus terjalin di tengah dinamika global saat ini.

Dengan sambutan kenegaraan yang megah dan penuh penghormatan, kunjungan Presiden Prabowo diharapkan dapat membuka peluang kerja sama baru yang berdampak positif bagi kedua negara, baik dalam bidang ekonomi, pertahanan, maupun pengembangan sumber daya manusia.(*)

Share This Article