JAYAPURA, DMNETWORK – Anggota DPD RI asal Papua, David Waromi, menyambut positif perkembangan teknologi pesawat tanpa awak HY-100 yang mulai digunakan untuk mendukung sektor pertanian dan logistik di sejumlah negara.
Menurutnya, inovasi tersebut dapat menjadi salah satu solusi dalam mempercepat pembangunan pertanian di Papua yang memiliki tantangan geografis cukup kompleks.
David Waromi mengatakan, pemanfaatan teknologi modern harus menjadi bagian dari strategi nasional dalam mewujudkan ketahanan pangan sekaligus mempercepat target swasembada pangan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
“Papua memiliki wilayah yang luas dengan banyak daerah yang sulit dijangkau. Teknologi seperti drone pertanian dapat membantu meningkatkan produktivitas sekaligus mempercepat pelayanan kepada petani, asalkan disiapkan dengan baik dari sisi regulasi, sumber daya manusia, dan infrastruktur,” ujar David Waromi.
Selain menjabat sebagai anggota DPD RI, David Waromi juga merupakan Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia (TMI) Papua. Ia menilai modernisasi pertanian tidak cukup hanya menghadirkan alat berteknologi tinggi, tetapi juga harus dibarengi dengan pendampingan petani, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta akses terhadap sarana produksi pertanian.
Menurutnya, Papua memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu lumbung pangan nasional apabila didukung kebijakan yang tepat dan pemanfaatan teknologi yang sesuai dengan kondisi wilayah.
David menegaskan bahwa visi Presiden Prabowo Subianto dalam membangun kedaulatan pangan memerlukan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, perguruan tinggi, hingga organisasi petani.
Ia berharap pemerintah dapat membuka ruang uji coba penggunaan drone pertanian dan logistik di Papua sebagai bagian dari pengembangan teknologi nasional yang berpihak kepada masyarakat.
“Teknologi harus hadir untuk mempermudah kerja petani, meningkatkan hasil produksi, dan memperkuat ketahanan pangan nasional. Jika dikelola secara tepat, Papua dapat menjadi salah satu daerah yang memberikan kontribusi besar terhadap cita-cita swasembada pangan Indonesia,” kata David Waromi.
Menurutnya, inovasi pertanian berbasis teknologi tidak boleh berhenti pada seremoni atau wacana semata, melainkan harus dibuktikan melalui implementasi yang memberikan manfaat nyata bagi petani dan masyarakat di daerah.***