Pembeli Sambut Antusias Warung Sembako APPSI di Pasar Duta Mas, Nilai Harga Lebih Terjangkau

3 Min Read
Don Muzakir saat ikut melayani pembeli MinyakKita (foto: Joashua)

JAKARTA, DMNETWORK – Kehadiran Warung Sembako APPSI DKI Jakarta di Pasar Duta Mas, Kelurahan Wijaya Kusuma, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warung yang diresmikan Ketua Harian DPP APPSI, Don Muzakir, pada Selasa (7/7/2026) pagi itu dinilai membantu warga memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang sesuai ketentuan pemerintah.

Sejak diresmikan, sejumlah warga tampak mendatangi warung tersebut untuk membeli beras SPHP dan Minyakita. Beras SPHP dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp62.500 per kemasan, sedangkan Minyakita dipasarkan dengan harga Rp15.700.

Salah seorang pembeli, Siti Aminah (43), warga Grogol Petamburan, mengaku sengaja datang setelah mengetahui adanya penjualan beras SPHP di Pasar Duta Mas.

“Harga beras sekarang sangat berpengaruh bagi pengeluaran keluarga. Begitu tahu ada beras SPHP dengan harga HET, saya langsung datang. Semoga stoknya terus tersedia,” ujarnya.

- Iklan -
Ad imageAd image

Pembeli lainnya, Budi Santoso (51), menilai keberadaan warung sembako tersebut dapat membantu masyarakat kecil di tengah kebutuhan pokok yang terus meningkat.

“Yang penting barangnya asli, harganya sesuai ketentuan, dan mudah didapat. Kalau seperti ini masyarakat pasti senang karena tidak perlu mencari ke tempat lain,” katanya.

Senada dengan itu, Nurhayati (37), seorang ibu rumah tangga, berharap program serupa diperluas ke pasar-pasar lain di Jakarta.

“Kami berharap jangan hanya hari ini saja. Kalau bisa terus berlanjut karena masyarakat sangat membutuhkan sembako dengan harga terjangkau,” ucapnya.

Ketua APPSI Jakarta Barat, Suparno, mengatakan respons masyarakat pada hari pertama peresmian menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap pangan murah masih sangat tinggi.

- Iklan -
Ad image

“Antusiasme masyarakat menjadi semangat bagi kami untuk terus menghadirkan pelayanan terbaik. Pedagang pasar harus menjadi bagian dari solusi dalam menjaga stabilitas pangan,” katanya.

Menurut Suparno, kerja sama APPSI dengan Bulog dan Pasar Jaya merupakan langkah konkret untuk memperkuat distribusi bahan pokok sekaligus memastikan masyarakat memperoleh barang dengan harga yang sesuai kebijakan pemerintah.

Sementara itu, Ketua Harian DPP APPSI, Don Muzakir, mengatakan keberadaan Warung Sembako APPSI merupakan bentuk dukungan organisasi terhadap kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Kami ingin masyarakat merasakan langsung manfaat dari kebijakan pemerintah. Pedagang pasar adalah mitra strategis negara dalam menjaga pasokan dan stabilitas harga pangan. Karena itu APPSI siap memperluas program ini ke berbagai daerah,” ujar Don Muzakir.

Ia menambahkan, kolaborasi APPSI dengan Bulog dan Pasar Jaya diharapkan menjadi model kerja sama yang mampu memperpendek rantai distribusi sekaligus menjaga keterjangkauan harga bagi masyarakat.

Peresmian Warung Sembako APPSI DKI Jakarta di Pasar Duta Mas menjadi langkah awal untuk memperkuat peran pasar rakyat sebagai pusat distribusi pangan yang terjangkau. Dengan dukungan berbagai pihak, program tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata sekaligus menjaga daya beli masyarakat.

Share This Article