Kemenhan: Keterlibatan TNI Berantas Begal di Jakarta Bagian dari OMSP

2 Min Read
Operasi begal oleh TNI bagian dari operasi militer (foto: rist)

JAKARTA, DMNETWORK — Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menilai keterlibatan TNI dalam membantu memberantas aksi begal di wilayah Jakarta merupakan bagian dari operasi militer selain perang (OMSP). Keterlibatan tersebut dilakukan melalui patroli dan dukungan pengamanan bersama Polri guna menjaga situasi keamanan tetap kondusif.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kemenhan, Brigadir Jenderal TNI Rico Ricardo Sirait, menegaskan bahwa tugas utama penegakan hukum tetap berada di tangan Polri. Namun, TNI memiliki kewenangan membantu pemerintah daerah maupun kepolisian dalam situasi tertentu sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Pada prinsipnya, tugas utama penegakan hukum tetap berada pada Polri. Namun dalam konteks OMSP, TNI juga memiliki tugas membantu pemerintah daerah dan membantu Polri sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujar Rico saat dikonfirmasi awak media di Jakarta, Selasa (26/5/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Rico menanggapi langkah Kodam Jaya yang mengerahkan batalyon tempur untuk membantu aparat kepolisian menangani maraknya aksi begal di sejumlah wilayah Jakarta.

- Iklan -
Ad imageAd image

Menurut Rico, langkah yang dilakukan Kodam Jaya bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Upaya tersebut dilakukan melalui patroli bersama, sosialisasi secara humanis kepada warga, hingga berbagai langkah pencegahan lainnya.

Ia mengatakan, keterlibatan TNI juga sejalan dengan program Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin yang menugaskan Yonif TP di berbagai daerah untuk membantu melindungi masyarakat dari tindak kriminalitas.

Meski demikian, Rico menegaskan bahwa TNI memiliki batasan dalam penanganan tindak kriminal. Seluruh pelaksanaan di lapangan tetap mengedepankan koordinasi dengan Polri sebagai institusi yang berwenang dalam proses penegakan hukum.

“Tentu seluruh pelaksanaannya tetap mengedepankan profesionalisme, koordinasi dengan Polri, serta pendekatan humanis sesuai aturan yang berlaku,” katanya.

Rico optimistis sinergi antara TNI dan Polri dapat membuat penanganan aksi begal di Jakarta berjalan lebih maksimal serta meningkatkan rasa aman di tengah masyarakat.

- Iklan -
Ad image

Sebagai informasi, OMSP merupakan operasi non-tempur yang dijalankan TNI dalam berbagai misi kemanusiaan dan pengabdian kepada masyarakat. OMSP mencakup penanganan bencana, pembangunan infrastruktur, pengamanan wilayah, hingga pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Share This Article