Sejalan dengan Penguatan Petani ala Wamentan Sudaryono, Yayasan Darma Putra Banokeling Bantu Kelompok Tani Muda

3 Min Read
Pengerahan traktor alat pertanian dari Yayasan Dharma Putra Banokeling Ritam, disaksikan Ketua TMI Banokeling Aris Munandar, pertanda alat sudah siap digunakan (foto: istimewa)

BANYUMAS, DMNETWORK – Yayasan Darma Putra Banokeling menyalurkan bantuan alat pertanian kepada Kelompok Tani Muda Banokeling di Desa Pekuncen, Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas.

Bantuan tersebut diberikan sebagai upaya mendukung produktivitas petani muda sekaligus meringankan pekerjaan mereka dalam mengelola lahan pertanian.

Ketua Yayasan Darma Putra Banokeling, Ritam, mengatakan bantuan alat pertanian diharapkan dapat meningkatkan efisiensi kerja petani sehingga berdampak pada hasil panen yang lebih baik.

- Iklan -
Ad imageAd image

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian yayasan kepada para petani. Kami berharap alat pertanian yang diberikan dapat membantu proses pengolahan lahan menjadi lebih mudah, lebih efisien, dan pada akhirnya meningkatkan produktivitas pertanian,” ujar Ritam, Jumat (6/6/2026).

Menurut dia, penyaluran bantuan akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan kelompok tani serta kemampuan yayasan.

Selain itu, Yayasan Darma Putra Banokeling saat ini juga menjalin komunikasi dan afiliasi dengan Tani Merdeka Indonesia, organisasi yang berada di bawah pembinaan Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono.

Ritam menilai sinergi tersebut dapat membuka akses informasi yang lebih luas bagi petani sekaligus memperkuat koordinasi dengan pemerintah, khususnya di sektor pertanian.

“Harapannya, melalui jaringan yang lebih luas, yayasan dapat memperoleh berbagai informasi dan akses program pemerintah yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk membantu petani secara lebih optimal,” katanya.

- Iklan -
Ad image

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Muda Banokeling, Darsum, menyambut baik bantuan yang diberikan oleh yayasan. Menurut dia, alat pertanian tersebut akan membantu aktivitas petani di lapangan dan mendukung pengelolaan lahan yang lebih efektif.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian yang diberikan yayasan. Bantuan ini sangat bermanfaat karena dapat memudahkan pekerjaan petani di sawah,” ujar Darsum.

Ia menambahkan, kelompok tani saat ini membutuhkan dukungan berbagai pihak agar lebih mudah memperoleh informasi, pendampingan, maupun akses terhadap program pemerintah.

Darsum mengungkapkan, sebagian anggota Kelompok Tani Muda Banokeling juga telah bergabung dengan Tani Merdeka Indonesia. Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas jaringan dan memperkuat akses terhadap berbagai program pemberdayaan petani.

“Petani tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan sinergi dan komunikasi yang baik dengan berbagai lembaga agar informasi maupun program bantuan yang tersedia dapat diakses secara lebih mudah,” tutur Darsum.

Menurutnya, kolaborasi antara kelompok tani, organisasi pertanian, dan pemerintah menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung penguatan sektor pertanian di tingkat desa. (GK)

Share This Article